in

Pemkab Kendal Resmikan Layanan Nomor Tunggal “Panggilan Darurat 112”

Bupati Kendal Dico M Ganinduto saat launching panggilan darurat 112, di Paringgitan Setda Kendal, Senin (3/5/2021).

 

HALO KENDAL – Bupati Kendal, Dico M Ganinduto didampingi Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki meresmikan layanan Panggilan Darurat 112 yang bebas pulsa (Gratis), sebagai bentuk layanan kepada warga dalam situasi gawat darurat (emergency).

Launching layanan nomor tunggal darurat 112 tersebut dihadiri Sekda Kendal, Kapolres Kendal AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo, Dandim 0715/Kendal, Lekol Inf Iman Widhiarto, serta sebagian OPD lainnya, di Paringgitan Room Setda Kendal, Senin (3/5/2021).

Bupati Kendal, Dico M Ganinduto dalam sambutannya mengatakan, panggilan darurat 112 tersebut merupakan bagian dari program Kendal menuju Smart City.

“Layanan ini diharapkan dapat mengoptimalkan pelayanan umum yang dibutuhkan masyarakat dengan cepat dan tepat. Kehadiran panggilan nomor darurat 112 di Kabupaten Kendal ini layaknya nomor panggilan darurat 911 di Amerika,” ungkapnya.

Menurut Dico, saat ini 112 sudah seperti command center yang bisa dihubungi melalui handpone masing-masing dan melalui provider apapun.

“Apalagi panggilan darurat 112 milik Kabupaten Kendal ini langsung terhubung ke operator Diskominfo Kendal, sehingga lebih cepat responnya,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya minta kepada petugas untuk melayani warga yang melapor dengan baik dan direspon dengan cepat, serta sesegera mungkin ditangani atau ditindaklanjuti.

“Ini harus menjadi kewajiban semua OPD untuk mendukung kegiatan dimaksud. Artinya kegiatan ini bukan mengambil tupoksi OPD lain. Karena merupakan shortcut (jalan pintas) bagi petugas agar informasi cepat tersampaikan. Harusnya semua OPD bisa bergabung di sini,” terang Dico.

Oleh karenanya, dirinya kembali menekankan kepada semua OPD dan instansi terkait untuk responsif menerima aduan yang masuk, sehingga fasilitas layanan ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Selain meneruskan laporan ke dinas-dinas terkait untuk mendapatkan respons secepatnya, layanan 112 juga dapat memandu untuk melakukan tindakan-tindakan yang perlu diambil sesuai dengan kondisi darurat yang dialami pelapor,” imbuhnya.

Dico pun meminta sosialisasi secara intensif kepada masyarakat luas agar masyarakat Kendal mengetahui tentang layanan darurat 112 ini, dan dapat memanfaatkan program ini di saat membutuhkan.

“Saya berharap agar layanan darurat 112 dapat digunakan secara efisien dan efektif dan jangan dibuat untuk mainan, iseng, dan lain-lainnya. Akan ada sanksi terhadap penggunaan yang tidak sesuai peruntukannya,” ujarmya.

Selanjutnya, kepada Petugas Kedaruratan, Dico juga berpesan, agar selalu stanby di posko selama 24 Jam secara bergantian (shift), agar layanan 112 tidak kosong.

“Selain itu para petugas harus bisa melakukan respon cepat. Beberapa menit petugas harus sudah sampai di lokasi dan segera ditangani sesuai laporan,” pungkas Bupati Kendal.(HS)

Share This

Pemerintah Mulai Bangun Hunian Tetap Bagi Korban Bencana Banjir di NTT

Pembangunan Landmark Lapangan Pancasila di Simpanglima Capai 40 Persen