Pemkab Kendal Fasilitasi IMB Tempat Ibadah, 350 Gambar Diajukan

Para pengurus tempat ibadah mendatangi DPUPR Kendal untuk mengajukan gambar, sebagai persyaratan pengurusan IMB.

 

HALO KENDAL – Dalam rangka memberikan dukungan kepada pengelola tempat ibadah di Kabupaten Kendal, Pemerintah Kabupaten Kendal terus bergerak dengan memberikan fasilitas Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Kepala DPUPR Kabupaten Kendal, Sugiono saat ditemui mengatakan, hal tersebut dilakukan, demi tertibnya administrasi dan terhindar dari persoalannya dikemudian hari.

Karena menurutnya, selain untuk beribadah, juga dapat menjadi tempat untuk melakukan revolusi mental dan pembentukan karakter masyarakat yang religius.

“Sehingga Pemerintah Kabupaten Kendal mendorong kepada seluruh pengelola rumah ibadah di Kendal, agar segera mengurus penertiban IMB demi tertib administrasi dan terhindar dari masalah di kemudian hari,” terangnya, Sabtu (24/4/2021).

Dijelaskan, sebagai pemerintah punya kewajiban untuk membina tertib administrasi dalam hal ini adalah IMB. Untuk itu pemerintah mendorong para pengelola agar segera mengajukan IMB.

“Maka, kalau kita amati bahwa tempat-tempat ibadah di Kabupaten Kendal kurang lebih ada 900 masjid dan 4000 musala, serta beberapa gereja masih banyak yang belum memiliki IMB, hanya ada 5-10 persen,” katanya.

Ditambakan Sugiono, khusus untuk masjid dan musala, dan sebagaian besar tempat ibadah non muslim sudah ber IMB.

“Sampai hari ini sudah ada 350 orang yang sudah mengajukan persetujuan gambar masjid dan musala di DPUPR, dan sudah terkoreksi,” ungkap Kepala DPUPR.

Kepala DPUPR Sugiono juga menargetkan, agar setiap desa minimal dapat mengajukan satu IMB. Dirinya berharap, sekitar 300 IMB bisa di terbitkan dalam waktu dekat ini.

“Sehingga ke depan tempat badah, baik muslim dan non muslim di wilayah Kabupaten Kendal bisa lebih baik dan nyaman lagi,” pungkasnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.