Pemkab Kendal Berjanji, Pedagang Pasar Weleri Segera Direlokasi

Paguyuban Pedagang Pasar Weleri 1 foto bersama Ketua DPRD Kendal, Muhammad Makmun, usai pertemuan dengan Komisi B dan Dinas Perdagangan di Aula DPRD Kendal, Senin (16/11/2020).

 

HALO KENDAL – Kebakaran yang menghanguskan hampir seluruh bangunan Pasar Weleri 1 pada Kamis (12/11/2020) lalu, kini menyisakan masalah. Khususnya terkait relokasi untuk para pedagang.

Hal ini mencuat saat pertemuan perwakilan paguyuban Pasar Weleri 1 Bangkit dengan Kepala Dinas Perdagangan, yang diinisiasi oleh Komisi B DPRD Kendal, di ruang pertemuan DPRD Kendal, Senin (16/11/2020).

Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal, Yanuar Fatoni mengatakan, untuk sementara, para pedagang akan dibuatkan lapak dengan menggunakan tenda di area Terminal Weleri.

“Jadi nanti para pedagang kami buatkan lapak sementara dengan menggunakan tenda seperti yang ada di alun-alun Kendal. Kami minta kerelaan para pedagang untuk bongkar muat dagangannya, dan menjaga lapak tenda sementara tersebut,” jelasnya.

Yanuar juga menegaskan, untuk lokasi Pasar Weleri 1 nantinya akan dibangun di tempat yang sama, tidak dipindah seperti isu yang beredar akhir-akhir ini.

“Terkait adanya kesimpangsiuran informasi, jika lokasi pasar ada sebagian tanah tersebut milik PT KAI. Perlu kami sampaikan bahwa tanah tersebut milik pemda, jadi nanti lokasi Pasar Weleri 1 dibangun di lokasi yang sama,” tandasnya.

Untuk relokasi para pedagang yang terkena musibah dan terdampak kebakaran, dalam waktu dekat akan terealisasi dan lokasinya sudah ditentukan.

“Insya-Alllah, bulan Januari akan kita buat seperti relokasi pasar pagi Kaliwungu saat terbakar kemarin,” imbuh Yanuar meyakinkan para pedagang disambut tepuk tangan perwakilan pedagang.

Ketua Komisi B, Dian Alfat Muhammad usai pertemuan mengatakan, dengan adanya isu yang berkembang mengenai lokasi pasar yang ada kaitannya dengan tanah PT KAI, dirinya minta untuk lebih diperjelas.

“Harus kita kaji, apakah benar ada sebagian tanah tersebut milik PT KAI atau seluruhnya milik pemerintah daerah. Sehingga infonya tidak simpang siur,” ungkap politisi muda dari Fraksi Kebangkitan Bangsa DPRD Kendal tersebut.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Weleri 1 Bangkir, Warno mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Kendal, dengan difasilitasinya pertemuan dengan Komisi B dan Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal ini.

“Kami paguyuban pedagang Pasar Weleri 1 Bangkit mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Kendal, bapak Makmun yang sudah memfasilitasi pertemuan dengan Dinas Perdagangan dan Komisi B ini, sudah ditemukan solusi dan kabar menggembirakan untuk rekan-rekan pedagang,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini nasib 1.799 pedagang Pasar Weleri 1, yang terdiri dari 236 pedagang kios dan 1.563 pedagang los, pasca kebakaran masih belum menentu.

“Semoga relokasi para pedagang dan pembangunan Pasar Weleri 1 segera terealisasi. Sehingga perekonomian para pedagang segera pulih,” pungkas Warno.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.