in

Pemkab Karanganyar Gencar Bantu Masyarakat Isi Ulang Tabung Oksigen

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memantau pembagian isi ulang tabung oksigen secara gratis, Kamis (12/8) di halaman kantor Kecamatan Jaten. (Foto : Karanganyarkab.go.id)

 

HALO KARANGANYAR – Animo masyarakat Kabupaten Karanganyar, untuk memperoleh bantuan pengisian ulang tabung oksigen secara gratis, sudah berangsur-angsur menurun, dibandingkan ketika terjadi lonjakan jumlah pasien Covid-19 beberapa pekan lalu.

Namun demikian Pemkab Karanganyar akan terus berupaya membantu masyarakat, yang membutuhkan pasokan oksigen tersebut.

Hal itu disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono seusai memantau pembagian isi ulang tabung oksigen secara gratis, Kamis (12/8) di halaman kantor Kecamatan Jaten. Pemantauan dilakukan untuk memastikan bahwa pembagian isi ulang tabung oksigen gratis tersebut lancar dan tidak ada hambatan.

“Pelaksanaan kegiatan isi ulang oksigen gratis sudah mulai menurun. Ini membuktikan pasokan oksigen sudah lancar dan baik,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono, seperti dirilis Karanganyarkab.go.id.

Lebih lanjut Juliyatmono mengatakan akan terus membantu isi ulang oksigen gratis kepada warga di berbagai kecamatan. Namun demikian untuk waktu dan tempatnya, dia mempersilakan warga memantau melalui media sosial Pemkab Karanganyar.

“Kapan dan di mana dipastikan, akan diberitahukan melalui media sosial,” kata dia.

Sementara Ahmad, warga yang hadir di tempat itu, mengaku mengetahui kabar ada pelayanan isi ulang tabung oksigen secara gratis, dari media sosial anaknya. Setelah mengetahui kabar itu, dia pun bergegas untuk datang dan mengantre. Oksigen tersebut sangat dibutuhkan oleh sang istri yang menderita asma.

Dia mengakui untuk saat ini oksigen mulai mudah didapat. Sekali mengisi tabung ukuran kecil Rp 75 ribu. “Kebetulan ini ada oksigen gratis, saya ikut isi ulang,” kata Ahmad, yang juga warga Suruhkalang, Kecamatan Jaten itu. (HS-08)

Share This

Bantu Anggota, Forum UMKM Demak Berniat Perkenalkan Produk lewat Katalog

Curhat Soenardi Pada Ganjar: Kemarin Saya Mau Ditimbali Gusti