in

Pemkab Gelar Bazar, Berbagai Produk UMKM Kendal Tersaji dan Menggoda Selera

Ketua Pokja TP PKK Kendal, Tari Tavip Poernomo yang sedang menjelaskan produk UMKM olahan retort pouch, di bazar UMKM, Selasa (28/3/2023).

HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal menggelar Bazar UMKM yang diikuti beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dilaksanakan di halaman lingkungan kantor Pemkab Kendal, Selasa (28/3/2023).

Bazar diikuti Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang), Dinas Perdagangan, Koperasi (Disdagkop) UKM, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker), Dinas Pertanian dan Pangan (DPP), Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA), Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) dan TP PKK Kendal.

Dalam bazar para OPD menyajikan aneka produk dari UMKM yang menjadi binaannya. Di antaranya Baperlitbang menyajikan aneka busana dan kain batik.

Kemudian Disdagkop menyajikan aneka minuman tradisional, aneka jajanan untuk Lebaran, dan makanan khas Kendal seperti kerupuk rambak, juga produk makanan lainnya.

Selanjutnya Disperinaker menyajikan berbagai macam lauk pauk, salah satunya produk telur asin. Selain itu juga menyajikan produk bandrek dan sirup jahe. Dispertan dengan berbagai hasil pertanian, seperti beras, cabai, bawang merah, telur, gula jawa, dan buah jambu.

Yang menarik adalah penyajian produk UMKM di bawah binaan DKP, yaitu aneka olahan ikan, seperti ikan asin, bandeng presto.

Sedangkan Tim Penggerak PKK Kendal menyajikan olahan makanan tradisional dengan teknologi sterilisasi modern di mana makanan dikemas di dalam kemasan kedap udara, lalu dimasukan ke dalam mesin retort pouch, yaitu sate, mangut dan brongkos.

Ketua Pokja TP PKK Kendal, Tari Tavip Poernomo mengatakan, PKK Kendal saat ini intens mengangkat potensi UMKM lokal. Di antaranya, produk sate bumbon, mangut dan juga brongkos.

“Sudah empat bulan kami mengelola makanan khas Kendal dengan model retort pouch. Harapannya kami retort makanan ini bisa lebih dikenal dan mendunia,” terang Tari.

Sementara itu, Sekda Kendal, Sugiono saat meninjau stand-stand OPD mengungkapkan, produk-produk UMKM di Kendal saat ini sudah lebih maju, dengan berbagai macam olahan modern. “Jadi kalau saya lihat untuk produk-produknya, kualitasnya dan juga kemasannya semakin bagus. Jadi sudah maju sekali,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut Sekda Kendal, yang jadi masalah adalah terkait pemasarannya. Menurut Sugiono, harus didukung dengan pemasaran digitalisasi.

“Saya dengar tadi sudah ada yang banyak menerima pesanan. Jadi ke depannya akan kita support supaya pemasaran bisa melalui digital, dan bantu memasarkan ke luar,” pungkasnya.(HS)

Srikandi Ganjar Jateng Gelar Pelatihan Mengolah Limbah Plastik Bersama Milenial Kebumen

Pelarangan Pembagian Takjil di Jalan, Anggota DPRD Kota Semarang: Bisa Dititipkan di Masjid dan Musala