in

Pemkab Blora Siapkan Tambahan Puluhan Tempat Tidur Isolasi

Bupati H Arief Rohman SIP MSi, bersama jajaran Forkopimda, meninjau kesiapan Ruang Flamboyan di RSUD Dokter R Soetijono Blora, yang akan dijadikan ruang isolasi. (Foto : Blorakab.go.id))

 

HALO BLORA – Pemerintah Kabupaten Blora telah menyiapkan puluhan tambahan tempat tidur di ruang isolasi di rumah sakit dan tempat isolasi terpusat untuk mengantisipasi peningkatan kasus Covid-19.

Penambahan ruang isolasi tersebut mendesak dilakukan karena jumlah kasus positif Covid-19 di wilayah tersebut terus meningkat.

“Kami prihatin karena kasus Covid-19 setiap hari bertambah. Sehingga penambahan ruang isolasi sangat mendesak dilakukan,” kata Bupati H Arief Rohman SIP MSi, ketika bersama jajaran Forkopimda, meninjau kesiapan tempat-tempat khusus tersebut, Selasa (15/6).

Rombongan meninjau di RSUD Dokter R Soetijono Blora, Asrama Poltekkes Blora, Wisma PPSDM Migas, Wisma PEM Akamigas, dan RSUD Dokter R Soeprapto Cepu.

“Di RSUD Blora, kami targetkan ada penambahan hingga jumlahnya menjadi 90 tempat tidur. Saat ini sudah ada 40-an pasien yang diisolasi di RSUD Blora. Jangan ada lagi yang harus menunggu lama untuk mendapatkan ruangan isolasi,” kata Bupati.

Sementara itu untuk RSUD Cepu, Bupati menyampaikan agar ruang isolasinya bisa ditambah menjadi 60 tempat tidur.

Ruang isolasi di rumah sakit ini khusus untuk pasien Covid-19 yang bergejala. Adapun untuk orang tanpa gejala (OTG), disiapkan tempat isolasi terpusat di Poltekkes Blora, Wisma PPSDM Migas Mentul, dan Wisma PEM Akamigas di Nglajo.

“Di Poltekkes Blora ada 80 tempat tidur. Wisma PPSDM Migas dan Wisma PEM Akamigas juga sudah siap, bahkan seperti hotel,” kata Bupati.

Meski demikian, Bupati berharap tempat isolasi terpusat ini jangan sampai digunakan.

“Kita tetap berdoa dan berharap semoga tempat isolasi yang kita siapkan tidak sampai ditempati pasien. Kita inginnya semua warga Blora tetap sehat. Ayo patuhi protokol kesehatan, 5M dan 3T nya mohon terus ditaati,” ujarnya.

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Edy Widayat SPd, MKes MH menyampaikan bahwa jika kasus Covid-19 terus melonjak, maka pihaknya akan menggunakan Wisma PPSDM Migas Mentul untuk pasien bergejala juga.

“Jika nanti RS penuh semua, maka alternatifnya ya pakai Wisma PPSDM Migas yang ada di Mentul. Karena di sana juga sudah siap peralatan kesehatannya. Sebelumnya merupakan klinik nya PPSDM Migas dan sudah ada dokternya,” ujar Edy Widayat.

Direktur RSUD Dokter R Soetijono Blora, dokter Nugroho Adiwarso Sp OG, mengatakan bahwa ruang isolasi Covid-19 yang lama, menempati bangsal Ruang Wijaya Kusuma. Adapun tambahannya akan menggunakan Ruang Flamboyan (dua lantai), dan Ruang Teratai.  (HS-08).

Share This

Terbuang, lalu Bersinar Terang

TMMD Sengkuyung Tahap II 2021 Resmi Dimulai