in

Pemkab Blora Gelar Safari Ramadan 1445 Hijriah

Bupati Blora, Arief Rohman menyalami warga ketika menghadiri Safari Ramadan 1445 Hijriah, bertajuk Blora Menyapa, yang digelar Pemkab Blora di Masjid Pondok Pesantren Al Falah Dukuh Randugong, Desa Nglengkir, Kecamatan Bogorejo. (Foto : blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Safari Ramadan 1445 Hijriah bertajuk Blora Menyapa digelar Pemerintah Kabupaten Blora di Masjid Pondok Pesantren Al Falah Dukuh Randugong, Desa Nglengkir, Kecamatan Bogorejo, belum lama.

Seperti tahun sebelumnya, di sela-sela silaturahmi, buka bersama, dan tarawih, Bupati Blora, Arief Rohman menyerahkan santunan dan bantuan sosial.

Arief Rohman  juga menyapa warga masyarakat beserta para santri, untuk mendengarkan masukan dan saran pembangunan.

“Alhamdulillah, tahun ini kita bisa menyelenggarakan kembali Safari Ramadan dalam rangka Blora Menyapa, yang kita awali di Desa Nglengkir. Terima kasih kepada warga yang berkenan hadir dalam rangka silaturahmi, buka bersama dan tarawih,” kata Bupati, seperti dirilis blorakab.go.id.

Lewat kegiatan ini, Bupati juga menyerahkan bantuan sembako dari Baznas Kabupaten Blora.

Bantuan ini berasal para ASN se Kabupaten Blora, yang setiap bulan dapat mengumpulkan dari zakat, infaq dan sedekah dengan total Rp 800 juta sampai Rp 900 juta

“Mohon doanya agar seluruh ASN kita selalu diberikan kesehatan dan kelancaran dalam melayani masyarakat,” kata Bupati.

Berbeda pada tahun sebelumnya karena ada imbauan Presiden Joko Widodo terkait larangan buka bersama bagi pejabat publik, tahun lalu hanya digelar Tarawih Keliling.

Untuk tahun ini, selain tarawih keliling Blora Menyapa juga dikemas dengan Buka Bersama antara Bupati beserta jajaran Pemkab Blora dengan masyarakat yang direncanakan akan digelar di 16 Kecamatan se Kabupaten Blora.

Gus Arief mengimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bencana yang bisa saja terjadi.

“Kita bersyukur, bencana yang terjadi di kabupaten blora tidak seperti kabupaten lainnya. Ada beberapa kejadian bencana longsor di Kedungtuban, langsung kita koordinasikan dengan provinsi maupun pusat. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada,” ucapnya.

Ia juga meminta maaf kepada masyarakat Kecamatan Bogorejo khususnya Desa Nglengkir apabila selama kepemimpinannya masih banyak kekurangan dalam melayani masyarakat.

“Kami mohon maaf apabila masih banyak kekurangan dalam melayani panjenengan. Tentu kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan harapan panjenengan soal infrastruktur yang akan dilanjutkan,” lanjut Gus Arief.

Perihal kelangkaan gas LPG 3 Kg, dikatakan, pihaknya mendapat laporan sudah mulai kembali didistribusikan.

Turut Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Blora Tri Yuli Setyowati, Sekda Komang Gede Irawadi, Kepala Perangkat Daerah se Kabupaten Blora, ForkopimcamBogorejo, dan para Kepala Desa se -Kecamatan Bogorejo, serta tokoh masyarakat. (HS-08).

Menjelang Lebaran, Pemkab Rembang Fasilitasi Warganya di Jakarta Mudik Gratis

Bupati Klaten Lantik 92 Pejabat  untuk Isi Kekosongan dan Lakukan Penyegaran