in

Pemkab Batang Gelar Festival Semangka

Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki membelah semangka dalam Festival Semangka, di Pantai Jodo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Minggu (14/5/2023). (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang dan petani di daerah itu, mensyukuri melimpahnya hasil panen semangka, dengan menggelar festival buah tersebut, di Pantai Jodo, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Minggu (14/5/2023).

Penjabat (Pj) Bupati Batang, Lani Dwi Rejeki, seperti dirilis batangkab.go.id, memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berhasil menyelenggarakan festival ini.

Menurut dia, festival buah semangka, yang baru kali pertama diselenggarakan di Kabupaten Batang itu, dapat berlangsung sukses dan meriah.

“Festival buah semangka yang kali pertama dilaksanakan ini, patut dikembangkan agar Kecamatan Gringsing bisa lebih dikenal sebagai wilayah penghasil buah semangka,” kata dia.

Menurut dia, Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang memiliki produk unggulan, yakni buah semangka, terutama dari Desa Sidorejo, Desa Yosorejo dan Desa Krengseng.

“Hasil panennya sudah cukup maksimal. Perhektare bisa mencapai 25 ton hingga 32 ton buah semangka,” kata Lani Dwi Rejeki, seperti dirilis batangkab.go.id.

Dengan waktu tanam yang lumayan singkat, yakni 2 bulan sampai 3 bulan, ke depan wilayah ini akan menjadi sentra semangka di Kabupaten Batang.

“Tadi sudah sempat mencicipi buahnya memang enak, segar karena airnya banyak, manis, dan masir,” ujar dia.

Ia berharap, ke depan hasil semangka di daerah Kecamatan Gringsing terus berkembang untuk membantu meningkatkan perekonomian warga di wilayah itu.

Ketua Penyuluhan Petani Batang, M Ariesna, mengatakan festival semangka ini digelar dalam rangka syukuran atas hasil panen buah semangka pada tahun ini.

“Dalam festival ini, dimeriahkan dengan lomba kontes buah semangka,” kata.

Festival semangka diikuti 59 peserta, yang menampilkan semangka hasil dari kebun masing-masing.

Adapun pemenang, adalah semangka terberat yang mengikuti kontes tersebut.

“Kontes buah semangka ini dibedakan menjadi dua, yakni semangka merah dan semangka kuning serta juara umum mengambil semangka yang terberat dari keduanya,” jelasnya.

Semangka yang keluar menjadi juara umum, beratnya mencapai 12,7 kilogram per buah semangka merah.

Hadirnya festival buah semangka di Kabupaten Batang menandakan bahwa Kecamatan Gringsing sebagai sentra buah semangka.

“Festival ini memang baru ada pada tahun ini, karena memang dukungan oleh semua pihak dari pemerintah, petani dan sponsor saling bersinergi,” tuturnya.

Terkait produksi semangka, M Ariesna mengatakan terdapat tiga desa di Kecamatan Gringsing yang berpotensi sebagai sentra semangka, yaitu di Desa Sidorejo, Desa Yosorejo dan Desa Krengseng dengan luas lahan 1.800 hektare dan dikelola oleh kurang lebih  30 kelompok tani.

“Sementara ini yang sudah berjalan baik ada di luasan lahan 200 hektare. Produksi buah semangka setiap panen  berkisar 25 ton hingga 32 ton per hektare,” terangnya.

Pemasaran buah semangka di Kecamatan Gringsing dan  biasanya pembeli datang sendiri untuk di pasarkan beberapa pasar induk di Jawa Tengah.

“Semoga panennya buah semangka dengan kualitas bagus di Kabupaten Batang ke depan bisa didukung oleh Pemerintah Daerah untuk dipromosikan sebagai sentra buah semangka,” harapnya. (HS-08)

Mahasiswa Ilkom USM Gelar Seminar Public Speaking di SMKN 2 Semarang

Beri Apresiasi,  Jokowi Sebut Timnas Indonesia Punya Mental Pemenang