in

Pemkab Banyumas Wajib Bentuk Unit Pengendalian Gratifikasi

Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono menghadiri Sosialisasi Program Pengendalian Gratifikasi Whistle Blowing System dan Penganugerahan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Terbaik Tahun 2021, di Pendopo Sipanji, Jumat (24/09). (Foto : Banyumaskab.go.id)

 

HALO BANYUMAS – Pemerintah Kabupaten Banyumas wajib membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG), pada masing-masing unit kerja dan melaporkan pelaksanaan program gratifikasi pada UPG.

Pembentukan UPG tersebut merupakan bagian dari pengendalian gratifikasi, yang menjadi salah satu poin penting dalam penilaian reformasi birokrasi dan pembangunan zona integritas.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, ketika menghadiri Sosialisasi Program Pengendalian Gratifikasi Whistle Blowing System dan Penganugerahan Unit Pengendalian Gratifikasi (UPG) Terbaik Tahun 2021. Kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Sipanji Kabupaten Banyumas, Jumat (24/09).

“Kepada seluruh jajaran di semua perangkat daerah agar tidak usah takut untuk mengatakan tidak pada gratifikasi. Tidak ada jual beli jabatan. Kalau terpaksa harus menerima gratifikasi, segera laporkan pada Unit Pengendalian Gratifikasi pada masing-masing perangkat daerah,” kata dia, seperti dirilis Banyumaskab.go.id.

Sementara itu kegiatan Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi ini, merupakan upaya mengimplementasikan Peraturan Bupati Banyumas Nomor 45 tahun 2021, tentang Pengendalian Gratifikasi dan Peraturan Bupati Banyumas Nomor 99 tahun 2020 tentang Sistem Penanganan Pengaduan berupa Whistle Blowing System (WBS) Tindak Pidana Korupsi.

Selain itu juga dalam rangka menciptakan lingkungan dan tata kelola Pemerintahan Kabupaten Banyumas yang bersih dan bebas dari gratifikasi serta menumbuhkan budaya anti-gratifikasi.

Acara ini dihadiri oleh 54 UPG yang mencakup seluruh kepala dinas dan badan serta seluruh camat pada Pemerintahan Kabupaten Banyumas.

Selain itu, juga dilaksanakan Pemberian Penghargaan UPG terbaik se – Kabupaten Banyumas pada hari ini diberikan kepada UPG yang terdapat pada perangkat daerah kecuali UPG pada inspektorat Kabupaten Banyumas

Berikut Penerima Penghargaan UPG Kategori Dinas dan Badan, juara 1 diraih oleh RSUD Ajibarang, juara 2 diraih oleh DPMPTSP Kabupaten Banyumas dan juara 3 diraih oleh RSUD Banyumas.

Sementara untuk penerima Penghargaan UPG Kategori Kecamatan, juara 1 diraih oleh Kecamatan Kembaran, juara 2 diraih oleh Kecamatan Tambak dan juara 3 diraih oleh Kecamatan Ajibarang.

Sosialisasi pengendalian gratifikasi ini dilakukan secara berkala baik tingkat kabupaten maupun unit kerja.

Dalam upaya pencegahan gratifikasi, perangkat daerah telah membuat design konten gratifikasi seperti banner, spanduk, dan video. Juga terdapat implementasi inovasi gratifikasi seperti Kotak Gratifikasi, Gerobak Sedekah dan Detektif Gratifikasi.

Dengan adanya kegiatan pengendalian gratifikasi ini diharapkan perangkat daerah dapat menciptakan suatu lingkungan dan system yang mampu mencegah terjadinya penerimaan gratifikasi illegal serta menumbuhkan budaya anti gratifikasi. (HS-08)

Share This

11 Ketua TP PKK Kecamatan di Klaten Dilantik

Pemkot Pekalongan Masih Kaji Land Subsidence