Pemindahan Pedagang Johar, Dewan: Kalau Dipindah Harus Semua Pedagang

Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Susilo (tengah) dan jajaran saat meninjau Pasar Johar, baru-baru ini.

 

HALO SEMARANG – Pemindahan pedagang yang saat ini menempati lahan relokasi Pasar Johar Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) ke Pasar Johar, belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Pasalnya para pedagang minta agar pemindahan dilakukan serentak.

Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Joko Susilo mengatakan, pihaknya sudah melihat langsung progres pembangunan di Pasar Johar. Meskipun Johar Tengah dan Utara (Johar Cagar Budaya) selesai dibangun Kementrian PUPR, para pedagang belum mau dipindah ke bangunan yang beberapa tahun lalu ludes terbakar.

“Memang bangunan cagar budaya ini sudah jadi dan siap ditempati, namun satu sisi bangunan lain masih dikerjakan,” ujarnya, Minggu (17/1/2021).

Politisi PDI-Perjuangan ini menjelaskan, sesuai rencana pembangunan di Pasar Johar, seperti Kanjengan dan lainnya baru akan rampung pada 2022 mendatang. Joko bersama anggota Komisi B lain, seperti Juan Rama, Suryanto dan lainnya pun sudah bertemu dengan perwakilan pedagang.

“Kami juga sudah audiensi, kalau dipindah ya semua, tidak bertahap. Karena takutnya ada pedagang yang iri,” imbuhnya.

Kapasitas pedagang yang bisa ditampung di Johar Tengah dan Utara, lanjut Joko, hanya sekitar 1.200 pedagang dari 7.000 pedagang yang direlokasi di kawasan MAJT.

“Jelas kurang banyak, sambil jalan kita bicara lagi sama pedagang. Untuk saat ini perawatan masih kewajiban dari pihak ketiga,” tandasnya.

Sementara Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Semarang, Mujoko Raharjo mengatakan, jika setelah selesai dibangun, Kementrian PUPR sebenarnya menghendaki Johar Utara dan Tengah ini bisa segera ditempati.

“Arahan dari Kementerian sebenarnya minta ditempati dulu, namun pedagang belum mau menempati dengan dalih kalau pindah satu harus pindah semua,” tambahnya.

Adanya keputusan tersebut, tentunya agak merugikan Pemkot Semarang, karena jika dibiarkan tidak ditempati maka bangunan yang sudah berdiri kokoh ini malah terkesan mangkrak dan dikhawatirkan bisa rusak.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.