in

Pemerintah Kota Solo Minta Pelaku Usaha Memanfaatkan Pemasaran Digital

Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa, ketika memberikan pengarahan, pada 35 pedagang kain dan batik di Beteng Trade Centre dan Pasar Klewer Surakarta. Pengarahan disampaikan dalam Seminar UMKM Go Digital Pedagang BTC dan Pasar Klewer, Kamis (7/10) di Gedung Djoeang 45 Surakarta. (Foto : Surakarta.go.id)

 

HALO SURAKARTA – Para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kota Surakarta, diharapkan tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk mengembangkan pemasaran secara online melalui marketplace.

Terlebih saat ini banyak operator marketplace atau online shop di Indonesia, yang mengajak para pelaku UMKM di Kota Surakarta, untuk memperluas pemasaran secara online.

Harapan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa, ketika memberikan pengarahan, pada 35 pedagang kain dan batik di Beteng Trade Centre dan Pasar Klewer Surakarta. Pengarahan disampaikan dalam Seminar UMKM Go Digital Pedagang BTC dan Pasar Klewer, Kamis (7/10) di Gedung Djoeang 45 Surakarta.

“Kita harus beralih pada cara pemasaran lewat online. Jika tidak, maka kita akan ketinggalan. Tidak akan ada kekhawatiran tidak laku, karena dengan aplikasi saja sudah laku selain berdagang secara fisik,” kata Teguh, seperti dirilis Surakarta.go.id.

Aplikasi marketplace, lanjut Teguh akan mempermudah jual beli dengan risiko paling rendah.

Sementara itu Manajemen BTC, Hendri mengatakan, kesempatan langka dengan para pelaku market place yang banyak berdatangan di Kota Surakarta, harus dimanfaatkan dengan baik.

“Ini moment yang tidak bisa dilewatkan dengan merapatnya banyak marketplace ke Kota Solo. Manfaatkan dengan baik, para pelaku perdagangan dan UMKM di Kota Solo. Mau go digital atau mau ditinggal,” ucapnya.

Hendri menghendaki semua pelaku usaha dan UMKM go digital karena lambat laun semua bentuk usaha akan merapat ke cara yang lebih cepat dan minimal resiko dengan memanfaatkan bisnis on line.

Semua bentuk usaha ekonomi dan perdagangan tidak akan bisa lepas dari digitalisasi semua bidang. Karena faktanya, semakin hari digitalisasi tidak bisa dihindari secara sadar dan tidak sadar. Semua digiring ke arah kemudahan dengan pemanfaatan aplikasi di smartphone.

Kepala Dinas Perdagangan, Heru Sunardi menjelaskan, digitalisasi perdagangan mampu mengangkat UMKM Kota Surakarta untuk selalu bersaing di era globalisasi dengan teknologi digital yang sangat menentukan usaha pelaku UMKM.

Pada era pandemi, perdagangan atau penjualan banyak terkena imbasnya sehingga menghentikan bisnisnya. Namun perdagangan secara on line mampu bertahan bahkan semakin meningkat volume penjualannya. “Tidak ada kata terlambat bagi para pedagang dan UMKM untuk mengenal dan akhirnya menjadi pelaku perdagangan on line untuk terus bertahan bahkan meningkatkan penjualannya,” terang Heru.

Seminar yang digelar di Bangunan Cagar Budaya Gedung Djoeang 45 tersebut merupakan bentuk kerja sama Dinas Perdagangan Pemkot Surakarta, BTC dan Marketplace “Shopee” dengan peserta dari pedagan Pasar Klewer dan BTC. Seminar dilanjutkan dengan workshop atau pelatihan di Kampus Shopee Surakarta. (HS-08)

Share This

Pemkot Surakarta Targetkan 0 Persen Stunting pada 2022

32 RT di Boyolali Dapat Penghargaan Lomba MCD