in

Pemdes Diajak Isi Content Website Kecamatan Purwareja Klampok Banjarnegara

Sosialisasi Penerapan Digitalisasi Data Berbasis Web, di aula Kantor Kecamatan Purwareja Klampok, Kamis (26/8). (Foto : Banjarnegarakab.go.id)

 

HALO BANJARNEGARA – Delapan desa di wilayah Kecamatan Purwareja Klampok diajak untuk berperan serta mengelola informasi di website kecamatan. Dalam era digital, situs web berperan penting sebagai media pelayanan publik dan  manajemen informasi, demi memberikan sajian informasi yang lengkap dan akurat.

Sekretaris Kecamatan Purwareja Klampok, Agung Nursatrija menyampaikan website kecamatan dibangun dengan tujuan sebagai media informasi dan pelayanan publik resmi. Menurutnya, bentuk penyajian informasi berbasis web ini, lebih mudah dan cepat diakses oleh masyarakat karena bersifat online.

“Malalui web, masyarakat akan lebih mudah dalam mendapatkan informasi terkait semua hal yang ada wilayah Kecamatan Purwareja Klampok,” katanya, dalam Sosialisasi Penerapan Digitalisasi Data Berbasis Web, di aula Kantor Kecamatan Purwareja Klampok, Kamis (26/8).

Agar data dan informasi yang ada di website kecamatan lebih lengkap, Agung meminta pemerintah desa ikut andil memberikan informasi, dengan mengisi konten website terkait segala potensi di wilayah desanya masing-masing.

“Segala bentuk potensi yang ada di desa, baik ekonomi, wisata maupun produk unggulan bisa dimasukan ke dalam situs web kecamatan. Selain itu progres pembangunan di desa juga perlu ditampilkan di website agar masyarakat bisa melihat perkembangannya,” terangnya, seperti dirilis Banjarnegarakab.go.id.

Teknisnya, lanjut Agung, perangkat desa yang dipilih menjadi operator di setiap desa akan diberikan akses untuk bisa memasukan data atau informasi baik yang bersifat administratif maupun non administratif di website kecamatan.

Oleh karena itu, pihaknya juga menggandeng Dinas Komunikasi dan Informasi (Dinkominfo) Kabupaten Banjarnegara untuk membangun infrastruktur website sekaligus membekali operator di desa agar bisa mengakses dan mengelola situs web kecamatan.

Camat Purwareja Klampok, Sonhaji menilai langkah ini sangat tepat dilakukan era seperti sekarang ini. Dia juga menyampaikan, keterbukaan informasi akan menumbuhkan rasa percaya masyarakat terhadap pemerintah.

Selain itu, Sonhaji meminta agar perangkat-perangkat di desa mau belajar tentang teknologi informasi. Bagaimanapun juga di era digitalisasi perangkat desa harus peka terhadap perubahan zaman.

“Beberapa hal yang dulu dilakukan secara manual sekarang dilakukan secara digital. Contohnya mengirim pesan atau informasi, kalau zaman dulu dengan surat menyurat menggunakan kertas sekarang cukup dilakukan menggunakan aplikasi melalui jarigan internet,” terangnya

Kasi Pengelolaan Informasi Dinkominfo Banjarnegara, Arif Widodo Al Azis memberikan apresisasi kepada pemerintah Kecamatan Purwareja Klampok. Dia mengatakan, strategi pengelolaan website kecamatan dengan melibatkan pemerintah desa dengan mengisi konten didalamnya baru pertama kali dilakukan di wilayah Kabupaten Banjarnegara.

“Dengan adanya informasi yang langsung diberikan oleh pihak desa di website kecamatan, maka akan berdampak pula terhadap dikenalnya potensi-potensi yang ada di desa yang selama ini jarang terekspos atau malah sama sekali belum kita tahu,” ungkapnya

Dia berharap apa yang sudah dilakukan oleh Kecamatan Purwareja Klampok itu bisa berlangsung secara sustainable atau berkelanjutan dan bisa menginspirasi kecamatan lain untuk melakukan hal serupa. (HS-08)

Share This

Soft Launching Sidara, Banjarnegara Perkenalkan Potensi Desa

Membahayakan, Polda Jateng Minta Masyarakat Tak Pasang Jebakan Tikus Berlistrik