Pembunuh Wanita di Gunungpati Berhasil Ditangkap, Motifnya Ternyata Ini

Erik Junaryanto (29) pelaku pembunuhan wanita di Gunungpati berhasil ditangkap Unit Reskrim Polrestabes Semarang pada Kamis (18/3/2021).

 

HALO SEMARANG – Unit Reskrim Polrestabes Semarang berhasil mengungkap kasus pembunuhan wanita bernama Wiwin Listyani (32) warga Jatirejo, Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Pelaku yang tak lain adalah mantan suami yang sudah pisah dengan korban selama satu bulan.

Wakapolrestabes Semarang, AKBP IGA DP Nugraha mengungkapkan, pelaku bernama Erik Junaryanto (29) warga Jatirejo, Kelurahan Gunungpati, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang, berhasil ditangkap di depan Nasmoco Jalan raya Kudus – Demak pada Kamis (18/3/2021) sekira pukul 16.00.

“Tersangka memukul korban berkali-kali pada bagian depan dan belakang kepala, kemudian mencekik korban dua kali hingga korban menjulurkan lidah serta matanya juga melotot,” jelas IGA saat gelar pers di Mapolrestabes Semarang Jumat (19/3/2021).

AKBP IGA menjelaskan, kejadian bermula ketika pelaku cemburu terhadap korban yang akan menikah lagi dengan pria lain. Lalu pelaku datang ke rumah korban pada Kamis (18/3/2021) sekita pukul 08.00.

Kemudian, lanjut IGA, kecemburuan itu ditambah lagi ketika pelaku tahu ada pesan masuk di Whatsaap korban dari teman dekat korban. Lalu pelaku sempat menanyakan beberapa pertanyaan yang tidak dijawab korban, sehingga pelaku marah dan kemudian terjadilah kekerasan yang mengakibatkan terbunuhnya wanita tersebut.

“Saat itu pelaku datang kerumah korban dengan membawa anaknya, namun anak itu ada di sekitar rumah sehingga tidak tahu kalau ibunya sudah meninggal,” jelas IGA.

Dari hasil penangkapan ini, polisi berhasil menyita barang bukti di antaranya satu handphone, satu sepeda Motor Beat, satu Mobil Toyota Corona, dan uang tunai senila Rp 700 ribu hasil penjualan kalung emas yang dipakai korban.

“Sebelumnya pelaku mengambil kalung emas yang dipakai korban, kemudian kabur dengan hasil penjualan emas tersebut,” ujar IGA.

“Dan untuk kondisi anaknya saat ini, sudah bersama keluarga korban,” lanjut IGA.

Untuk mempertanggunjawabkan perbuatanya, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman 15 tahun penjara, serta Pasal 365 KUHP tentang pencurian yang didahului kekerasan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.