Pembuang Sampah Alat Medis di Desa Suruh Kalang Dicari

 

HALO KARANGANYAR – Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, akan melacak orang yang membuang sampah medis secara sembarangan, di Desa Suruh Kalang, Kecamatan Jaten. Pelaku atau lembaga tempat pelaku bekerja, nantinya bisa dikenai sanksi tegas.

Penegasan itu disampaikan Kasi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Karanganyar Joko Purnomo, berkaitan dengan pembuangan sampah medis secara sembarangan, di Desa Suruh Kalang, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar.

Pembuangan sampah medis secara sembarangan, seperti yang terjadi di Desa Suruh Kalang sangat berbahaya, karena bisa mencelakakan orang lain.

“Pembuangan sampah medis harus dengan prosedur khusus. Tidak boleh dibuang sembarangan, karena bersifat infeksius dan bisa membahayakan orang lain. Makanya akan dilacak, dari mana kemungkinan sampah medis itu berasal,” jelasnya.

Pelacakan dilakukan dengan mengecek ke jaringan Puskesmas Jaten 1 yakni puskesmas pembantu (pustu) dan Pos Kesehatan Desa (PKD), serta jejaring Puskesmas Jaten 1 yakni dokter praktik pribadi, bidan, hingga klinik swasta.

Untuk mengantisipasi kemungkinan sampah tersebut dibuang oleh orang dari luar wilayah, pihaknya berkoordinasi dengan dinas lintas wilayah, untuk menelusuri temuan tersebut.

“Ada kemungkinan juga, sampah medis itu berasal dari luar wilayah. Sebab, lokasinya berbatasan dengan daerah lain. Namun akan ditelusuri. Sebab, dalam pengajuan izin operasional, ada dokumen kerja sama dengan rekanan, yang khusus menangani limbah medis. Apakah mungkin kontrak dengan rekanan sudah habis, atau bagaimana, nanti dicek,” lanjutnya.

Dia memastikan, sampah medis itu berkaitan dengan fasilitas kesehatan. Jika pelaku pembuangannya ketahuan, tidak menutup kemungkinan izin operasionalnya bisa dicabut.

“Kan ngisin-ngisini. Hari gini masih membuang sampah medis sembarangan. Apalagi itu melanggar prosedur,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Suruh Kalang, Kecamatan Jaten, Mawan Thohari, yang mengetahui adanya pembuangan sampah medis tersebut, langsung berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Karanganyar dan Puskesmas Jaten.

Sampah medis berupa spet, jarum suntik dan ampul injeksi itu, kemudian diambil dan dimasukkan kardus, untuk selanjutnya dibawa ke Puskesmas Jaten 1 dan disimpan di ruang penyimpanan khusus. Sampah itu nantinya akan dimusnahkan sesuai prosedur pemusnahan sampah medis. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.