Pembangunan SUTET 500 KV Ungaran-Pedan Lewati Empat Kabupaten dan Kota

Sosialisasi pembangunan SUTET 500 KV, di kantor Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. (Foto : jatengprov.go.id)

 

HALO SEMARANG – Empat daerah yaitu Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Klaten, akan dilalui saluran udara tegangan ekstra tinggi atau SUTET 500 KV Ungaran-Pedan sirkuit 2.

Kabid Pertanahan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Provinsi Jawa Tengah, Endro Hudiyono, mengatakan hal itu dalam sosialisasi pembangunan SUTET 500 KV, di kantor Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (04/11).

Sosialisasi dilakukan di kantor Kecamatan Bergas, dan kantor Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.

Dengan adanya sosialisasi yang akan dilakukan hingga Senin (9/11), masyarakat sejak awal diberikan informasi secara jelas, utuh, dan runtut, mengenai adanya rencana pembangunan ini. Dengan begitu masyarakat tidak menerima hoaks.

Lanjut dia, pembangunan SUTET 500 KV tersebut berkaitan dengan penyediaan tenaga listrik secara memadai.

“Ini utamanya untuk daerah yang selama ini memang belum mendapatkan aliran tenaga listrik yang cukup,” kata Endro.

Jaringan tenaga listrik tersebut, juga bukan hanya untuk keperluan rumah tangga, tetapi juga industri.

“Khususnya bukan hanya pemenuhan personal rumah tangga, namun juga untuk kebutuhan yang lebih besar terkait dengan investasi,” kata Endro, seperti dirilis Jatengprov.go.id.

Menurutnya, hal itu juga merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), agar dampak Covid 19 dan resesi ekonomi dapat ditanggulangi semaksimal mungkin.

Endro menambahkan, saat ini pemerintah sudah melaksanakan pengadaan tanah untuk pembangunan gardu induk tenaga ekstra tinggi (GITET) di Ampel Kabupaten Boyolali.

Adapun target untuk penetapan lokasi, adalah pada Desember 2020. Setelah ditetapkan, dilanjutkan dengan pelaksanaan pengadaan tanah, mulai identifikasi, verifikasi, dan pengukuran, serta penilaian tanah oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) sampai pembayaran ganti kerugian pada rentang Januari hingga April 2021. Selanjutnya, pembangunan konstruksi fisik SUTET akan dilakukan Mei 2021.

Lebih lanjut dia mengatakan, setelah diberi sosialisasi, respons masyarakat mulai dari Kabupaten Klaten, Boyolali, Kota Salatiga, Kabupaten Semarang sangat mendukung.

Dia berharap, sampai berakhirnya sosialisasi pada Senin (9/11) mendatang, masyarakat akan tetap solid. Hal itu memperlihatkan masyarakat memahami pentingnya ketersediaan tenaga listrik.

“Sosialisasi selesai akan dilanjutkan tahap persiapan berikutnya berupa pendataan awal kepemilikan tanah. Selanjutnya kita laksanakan konsultasi publik, semoga lancar dan sukses hingga penetapan lokasi diterbitkan,” kata Endro. (HS-08)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.