in

Pembangunan Rumah Komunitas di Jepara Segera Dituntaskan

Laporan Kepala Disperkim Terkait Rumah Komunitas yang dibantu oleh Provinsi di Ruang Kerja Bupati Jepara. (Foto : Jepara.go.id)

 

HALO JEPARA – Pemerintah akan segera menuntaskan Program Pembangunan Rumah Komunitas di Jepara.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Jepara, Hartaya menyatakan program ini akan dilanjutkan, setelah terhenti selam dua tahun akibat pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Hartaya, saat menyampaikan laporan kepada Pj Bupati Jepara, Edy Supriyanta, Kamis (14/7/2022) di Ruang Kerja Bupati.

Dia mengatakan dari total 49 rumah, 10 di antaranya belum selesai dikerjakan. Hal tersebut karena banyak material yang hilang, setelah pekerjaan terhenti akibat pandemi Covid-19.

Selain itu banyak pula rumah yang sudah jadi, tetapi belum dihuni, karena kondisi jalan yang belum baik, sehingga susah dilalui kendaraan, terutama dalam kondisi hujan.

“Sampai saat ini dari seluruh rumah yang sudah dibangun, hanya tiga rumah yang sudah berpenghuni. Adapun lainnya belum. Kami laporkan semua kondisinya pada bapak Bupati,” kata Hartaya, seperti dirilis Jepara.go.id.

Dalam kesempatan itu, dia juga melaporkan mengenai masalah pengelolaan sampah, air, jalan, dan listrik. Pengelolaan sampah, rencananya akan berkoordinasi bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Adapun terkait penggunaan dana, Disperkim telah menerapkan sistem yang sudah digunakan sejak 2018.

“Selain itu kami sudah koordinasi dengan Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), Kejaksaan, dan bagian terkait lainnya. Sehingga dengan sistem tersebut penggunaan dana bisa tepat sasaran,” ujar Hartaya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Jepara Edy Supriyanta meminta semua pihak, agar dalam menggunakan dana selalu berhati-hati, serta sesuai prosedur dan aturan.

“Saya ingatkan untuk selalu berhati-hati, jangan sampai ada penyelewengan dana pembangunan,” kata Pj Bupati Jepara Edy Supriyanta.

Edy Supriyanta berpesan lokasi agar diberi tulisan yang besar yang menjelaskan bahwa ini adalah rumah Pemda dan tidak disewakan. Hal tersebut disampaikan lantaran banyak kasus rumah bantuan pemerintah yang disewakan atau dipindahtangankan.

Edy Supriyanta meminta data di setiap desa untuk jumlah RTLH, baik yang sudah diberikan maupun yang belum. Dari data tersebut nantinya akan dievaluasi dan segera dituntaskan.

Disperkim juga diminta melakukan branding yang bagus untuk rumah komunitas. Selain itu juga melakukan sosialisasi agar penghuni rusun merasa senang. (HS-08)

Prakiraan Cuaca Semarang dan Sekitarnya, Jumat (15/7/2022)

Perkuat Ketahanan Pangan, Pj Bupati Jepara Dorong Pemerintah Desa dan Warga Garap Lahan Tidur