in

Pembangunan Pos Lintas Batas Negara Terpadu Sei Pancang Ditargetkan Selesai Desember 2021

Foto : Setkab.go.id

 

HALO SEMARANG –  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), tengah menyelesaikan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Sei Pancang, sebagai pintu gerbang masuk perbatasan Indonesia-Malaysia, di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Kehadiran PLBN di Kecamatan Sebatik Utara ini, diharapkan dapat menjadi cikal bakal pusat kegiatan ekonomi di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Kabupaten Nunukan, sehingga mendorong pemerataan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

“Pembangunan PLBN, tidak hanya sebagai gerbang masuk, namun menjadi embrio pusat pertumbuhan ekonomi wilayah, yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan,” kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, seperti diirlis Setkab.go.id, Selasa (06/07).

PLBN yang mulai dibangun 24 Februari 2020, ditarget selesai pada Desember 2021. Hingga 27 Juni 2021, progres pembangunan fisik keseluruhan telah mencapai 52,51 persen, dengan serapan keuangan 56,70 persen, dari nilai kontrak awal pembangunan sebesar Rp226,18 miliar melalui skema kontrak tahun jamak tahun 2020-2021.

PLBN Terpadu Sei Pancang, dibangun di atas lahan seluas 68.169 meter persegi. Pembangunannya terbagi menjadi zona inti dan zona pendukung, yang meliputi bangunan utama, mess pegawai, dan Wisma Indonesia.

Selanjutnya untuk mendukung operasional, juga dibangun ticketing dan selasar, tower air dan GWT, tempat pengelolaan sampah, jembatan, utilitas dan plaza, jalan dan pedestrian, serta pagar keliling.

PLBN Terpadu Sei Pancang, dibangun dengan konsep infrastruktur hijau, melalui penataan lanskap, penanaman pohon, dan rumput serta roof garden untuk bangunan bertingkat. Lokasi PLBN ini, dapat diakses menggunakan speed boat dari Kota Tarakan, Ibu Kota Kaltara, dengan waktu tempuh sekitar tiga jam.

PLBN ini merupakan 1 dari 4 PLBN yang dibangun Kementerian PUPR di Kaltara, sebagai amanat dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 PLBN Terpadu dan Sarana Prasarana Penunjang di Kawasan Perbatasan.

Tiga PLBN Terpadu lainnya adalah Long Midang dan Labang di Kabupaten Nunukan serta Long Nawang di Kabupaten Malinau. (HS-08)

Share This

Tiga Siswa MAN Pinrang Raih Perak Kompetisi Penemuan Internasional

Sosiolog: Aksi Berlebihan Penanganan Pelanggaran PPKM, Bentuk Komunikasi Tak Tuntas