Pembangunan Patung Bung Karno di Polder Tawang Hampir Selesai

Pengerjaan pembangunan patung Proklamator Bung Karno hampir rampung di Polder Tawang.

 

HALO SEMARANG – Pembangunan patung proklamator sekaligus presiden pertama Republik Indonesia (RI) di Polder Tawang Semarang, hampir selesai. Progresnya sendiri saat ini mencapai 96 persen.

Dari pantauan, patung yang berdiri di tengah Polder Tawang ini sudah selesai dirakit seutuhnya. Patung berkelir hijau dengan tangan kiri mengacung ke atas ini, masih dalam tahap finishing.

Sejumlah pekerja pun nampak sibuk melakukan penyempurnaan pengerjaan patung dengan tinggi 14 meter tersebut.

“Sudah hampir jadi, progresnya sampai saat ini sudah mencapai 96 persen dan masuk tahap finishing,” kata Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro, Jumat (5/3/2021).

Setelah patung selesai dibangun, kata dia, nantinya akan kembali ditutup sembari menunggu paket gate stasiun, masjid, dan revitalisasi Polder Tawang selesai.

“Nanti setelah selesai akan ditutup, sambil menunggu paket pembangunan lainnya,” terangnya.

Setelah pembangunan patung rampung, kata Kris, sapaannya, nantinya juga akan dilakukan penataan atau normalisasi di Polder Tawang agar kapasitas polder bisa lebih besar.

Polder ini sendiri berfungsi sebagai tampungan air di Kawasan Kota Lama, Stasiun Tawang dan kawasan Kecamatan Semarang Utara agar tidak lagi tergenang.

“Akan dilakukan normalisasi, pompa juga akan ditingkatkan sehingga bisa mengantisipasi banjir di kawasan Kota Lama,” paparnya.

Kris juga optimistis, jika pembangunan patung dan revitalisasi Polder Tawang bisa rampung tepat waktu sesuai kontrak yang sudah ditentukan. Untuk peresmian, kata dia, menunggu komunikasi lanjutan dengan Pemkot Semarang.

“Kalau kendala tidak ada, hanya ada hambatan kecil seperti hujan dan banjir kemarin. Sehingga pengerjaan dihentikan sementara, tapi kami yakin bisa selesai sesuai jadwal,” pungkasnya.

Menurut informasi yang dihimpun, Patung Bung Karno ini dibangun menghadap ke selatan.

Dan anggaran yang digelontorkan untuk membuat patung dengan bahan perunggu karya I Nyoman Nuarta ini sendiri sekitar Rp 11 miliar.

“Untuk peresmian nanti kita bicarakan lebih lanjut dengan PT KAI,” kata Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu baru-baru ini.

Wanita yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pengelola Kawasan Kota Lama (BPK2L) ini berharap, dengan adanya patung Bung Karno bisa menjadi icon baru di Kota Semarang.

“Selain itu kita juga bisa memahami sejarah perjuangan beliau, sebagai bapak bangsa dan proklamator kemerdekaan Indonesia,” jelasnya.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.