in

Pembangunan Pasar Wonodri dan Banyumanik Diprediksi Molor

Para pekerja berusaha menyelesaikan pembangunan Pasar Banyumanik Semarang.

 

SEMARANG –¬†Pembangunan Pasar Wonodri dan Pasar Banyumanik Semarang, diprediksi molor. Komisi B DPRD Kota Semarang pesimistis, pembangunan beberapa pasar semimodern yang dilaksanakan Dinas Perdagangan Kota Semarang bisa selesai tepat waktu, akhir Desember 2018. Apalagi ada beberapa proyek pembangunan pasar semi modern yang progresnya masih belum sesuai target.

“Kami yakin bahwa masih ada sejumlah proyek pembangunan pasar semi modern yang molor dari pekerjaan sesuai dengan jadwal. Di antaranya Pasar Wonodri dan Pasar Banyumanik,” kata Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Agus Riyanto Slamet, Rabu (19/12).

Dikatakannya, perlu ada upaya percepatan agar kontraktor yang mengerjakan proyek bisa mempercepat pekerjaan. Kontraktor yang tidak dapat menyelesaikan proyek pembangunan tepat waktu, kata Agus Riyanto Selamet, harus dikenai teguran, sanksi sesuai peraturan, termasuk juga ancaman blacklist. Ditegaskan, semua pekerjaan pembangunan pasar tersebut menggunakan dana APBD Kota Semarang, sehingga harus tertib dan sesuai jadwal serta tetap menjaga kualitas.

Sebelumnya, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memberi instruksi tegas kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di jajarannya. Menurut Hendi, sapaan akrabnya, semua dinas, pengguna anggaran, dan PPkom untuk turun ke lapangan, mendata semua pekerjaan dan memastikan agar bisa selesai tepat waktu.

“Jika ada yang belum selesai sesuai target, siapkan dokumennya untuk periapan blacklist. Jangan takut untuk lakukan blacklist. Semakin takut memberi sanksi tegas, kita tak bisa milih kontraktor yang bagus. Padahal saat ini sangat banyak kontraktor yang secara kualitas bagus,” tegasnya.

Sejumlah proyek pekerjaan di beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Semarang memang mengalami keterlambatan dalam pengerjaannya. Dikhawatirkan, berbagai proyek fisik dengan anggaran puluhan miliar tersebut tidak selesai sampai batas akhir kontrak.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto yang beberapa waktu lalu meninjau kondisi proyek pembangunan Pasar Wonodri merasa yakin bahwa proyek pembangunan pasar seni modern tersebut akhir Desember sudah bisa selesai.

Apalagi untuk mengejar target selesai pembangunan pasar, pihak kontraktor mengerahkan tenaga pekerja hingga 100 lebih, serta pekerjaan dilembur selama 24 jam setiap harinya.(Halo Semarang)

Dispendukcapil Ancam Blokir Data Warga yang Belum Lakukan Perekaman Data E-KTP

Ganjar Minta Kerawanan Jelang Natal dan Tahun Baru Diantisipasi