Pembangunan Jalan di Kendal Capai 90 Persen

Pembangunan Jalan Darupono-Mangkang di wilayah Kabupaten Kendal.

 

HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal di tahun 2020 telah membangun infrastruktur jalan dengan capaian 90 persen dari panjang 770 kilo meter. Data itu terdiri dari 252 ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Kendal.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Kendal, Sugiyono mengatakan, pada tahun 2019 kondisi jalan yang telah terbangun di Kendal sudah mencapai 86 persen.

“Tahun 2020 ini menangani 84 ruas jalan, atau sekitar 12 persen. Sehingga kondisi jalan yang telah dibangun dapat mencapai 98 persen di akhir tahun 2020,” terangnya, Kamis (17/12/2020).

Tetapi tahun ini, diakuinya anggaran untuk peningkatan jalan menurun drastis akibat pandemi. Di Kabupaten Kendal hanya ada Bantuan Provinsi (Banprov) empat paket senilai Rp 15 miliar.

“Yaitu jalan Desa Darupono-Padaan senilai Rp 7 miliar, Kalisuren-Sojomerto Rp 4 miliar, Kaliputih-Cening Rp 2 miliar, dan Bringinsari-Purwosari Rp 2 miliar atau sekitar 2 persen,” paparnya.

Sugiyono mengungkapkan, pada perubahan anggaran, pihaknya mendapatkan tambahan 12 ruas jalan yang harus ditangani dengan nilai Rp 12 miliar.

“Panjangnya ada sekitar 12 kilo meter atau sekitar 2 persen dari 700 kilo meter. Jadi saat ini jalan mantap sudah mencapai 90 persen,” imbuhnya.

Sugiono juga menerangkan, terkait peningkatan jalan yang 10 persen belum bisa tertangani, dikarenakan jalan tersebut berada ditempat yang kondisi lalu lintasnya masih sepi.

Menurutnya, kondisi jalan ditiga tahun terakhir ini, yang rusak ada di daerah atas, terutama di Kecamatan Ringinarum.

“Tiga tahun terakhir ini kami genjot terus pembangunan infrastruktur agar cepat tuntas. Namun untuk Kecamatan Ringinarum paling lambat pembangunannya, karena Ringinarum termasuk kecamatan baru, dan kondisi jalannya bekas lahan sawah, sehingga belum mantap ketika harus di aspal, maka kita upayakan untuk dibeton,” ungkapnya.

Sugiyono berharap, infrastruktur jalan yang 10 persen tersebut segera rampung. Meski di tahun 2021 kondisinya masih pandemi.

“Tetapi mudah-mudahan kami ada terobosan-terobosan ke Jakarta minta DAK penugasan jalan, karena Kendal punya persyaratannya, yaitu memiliki Kawasan Industri. Sehingga harapannya Kendal dapat menerima DAK penugasan jalan yang nilainya hingga 100 miliar. Jika terealisasi, maka pembangunan infrastruktur jalan akan terselesaikan,” pungkas Kepala DPUPR Kendal, Sugiono.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.