Pembangunan Fisik Kota Magelang 2020 Sesuai Target

Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakorpok) Triwulan IV di Ruang Adipura Kencana. (Foto : Jatengprov.go.id)

 

HALO MAGELANG – Pandemi Covid-19 rupanya dapat menghalangi upaya Pemkot Magelang untuk menyelesaikan berbagai proyek fisik, hingga bisa selesai 100 persen.

Kepala Bagian Pembangunan Setda Kota Magelang, Bowo Adrianto mengakui pandemi mengubah beberapa proses pembangunan, karena harus memenuhi ketentuan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, seperti pembatasan jumlah pekerja. Selain itu, pembangunan juga sempat cuaca.

“Ini tentunya kabar gembira dan harus kita pertahankan. Meskipun pandemi dan kondisi cuaca, tetapi progres pembangunan fisik organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Magelang berjalan seperti yang kita harapkan,” kata Bowo, di sela Rapat Koordinasi Pengendalian Operasional Kegiatan (Rakorpok) Triwulan IV di Ruang Adipura Kencana, Selasa (12/1), seperti dirilis Jatengprov.go.id.

Bowo menjelaskan, sejumlah proyek fisik yang diselesaikan pada 2020 antara lain, pembangunan gedung Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), pembangunan gedung Dinas Lingkungan Hidup (DLH), rehab sedang/berat Puskesmas Pembantu Gelangan, dan peningkatan saluran drainase perkotaan kawasan Jalan Beringin VII.

Selain itu, ada pembangunan fisik pemeliharaan Jalan Tidar Soka, penyempurnaan fisik sarana dan prasarana lapangan tenis outdoor, dan rehab Masjid Baitul Makmur, kompleks Kantor Walikota Magelang.

Dia menyebut, hampir semua proyek fisik dihentikan saat awal pandemi Maret 2020 lalu. Barulah ketika kebijakan new normal atau adaptasi kebiasaan baru, proyek fisik ini dipercepat.

“Saat masuk di triwulan ketiga ada kebijakan new normal atau adaptasi kebiasaan baru, sehingga administrasi penatausahaan baru bisa direalisasikan mulai triwulan keempat,” ucapnya.

Dia berharap, pada tahun anggaran 2021, target waktu dan penyelesaian bisa lebih bagus lagi. Ia pun meminta, jika ada kendala atau permasalahan dalam kegiatan pembangunan fisik, agar aktif berkomunikasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait.

Di sisi lain, Sekretaris Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Magelang, Nanang Kristiyono menambahkan, capaian pendapatan asli daerah (PAD) Kota Magelang tahun 2020 tetap mengalami kenaikan. Persentase capaian dari target PAD tahun 2020 bahkan mencapai 120,91 persen.

“PAD tahun 2020 sebesar Rp 290.689.431.646 mengalami kenaikan dibanding tahun 2019 sebesar Rp 273.582.932.151. Sedangkan berdasarkan target capaian pada tahun 2019 terealisasi 112,86 persen dan di tahun 2020 ini juga melebihi target mencapai 120,91 persen,” kata Nanang. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.