in

Pembagian 16.110 Botol Hand Sanitizer Non-Alkohol Maba UPGRIS Pecahkan Rekor

BEM dan mahasiswa baru UPGRIS pecahkan rekor pembagian hand sanitizer non-alkohol terbanyak.

 

HALO SEMARANG – Pembagian hand sanitizer non-alkohol terbanyak yang yang dilakukan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan mahasiswa baru (maba) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS), pecahkan rekor Indonesia dan dunia di Kampus IV UPGRIS, Jalan Gajah, Jumat (1/10/2021).

Sebanyak 1.707 mahasiswa baru Universitas PGRI Semarang serentak meracik 16.110 botol hand sanitizer non alkohol kemudian dibagikan kepada masyarakat lingkungan sekitar kampus.

“MURI sangat mengapresiasi prestasi tersebut. Sejumlah 16.110 botol hand sanitizer non alkohol dibuat oleh 1.707 mahasiswa,” ungkap Manajer Museum Rekor Indonesia dan Dunia (MURI) Sri Widayati.

Sri menambahkan, mahasiswa Universitas PGRI Semarang telah mengungguli rekor sebelumnya yang dipegang oleh Komunitas Sedekah Air KAT Pantura Mendunia, pada 29 November 2020, yang juga melakukan pembagian hand sanitizer non alkohol.

Rektor Universitas PGRI Semarang Dr Muhdi, SH, MHum menyampaikan, atas dasar menjaga kebersihan di masa pandemi telah menjadi kebiasaan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Menurutnya, berbagai inovasi pun turut muncul di tengah kondisi sulit seperti sekarang ini, satu di antaranya yaitu pembuatan hand sanitizer non alkohol.

“Mahasiswa punya kreativitas untuk membuat hand sanitizer non alkohol, dan mereka kompak membuatnya untuk dibagikan kepada masyarakat umum. Ini sungguh bagus, kepedulian mereka terhadap masyarakat mesti terus diasah,” tutur Muhdi.

Muhdi menekankan, meski angka kasus telah berangsur-angsur menurun, menjaga kesehatan dan taat protokol kesehatan penting terus dilakukan.

“Pandemi memang sudah menampakkan tren menurun, sudah minim sekali penularan, tetapi kita harus selalu taat prokes dan selalu menjaga kesehatan. Ini kuncinya,”ucap Muhdi seusai acara.(HS)

Share This

Kampung Melayu Semarang Bakal Digarap Sebagai Kawasan Heritage

Anjloknya Harga Telur, Bupati Imbau ASN Untuk Aksi “Borong Telur”