in

Pemalang Masuk Level 4, Warga Diminta Tingkatkan Penerapan Prokes

Foto : Pamalangkab.go.id

 

HALO PEMALANG –  Masyarakat Pemalang diminta untuk meningkatkan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Jika jumlah warga yang positif makin berkurang, maka level pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) pun bisa diturunkan dari empat menjadi tiga atau dua.

Hal ini disampaikan Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Pemalang, Suyanto, Kamis (5/8), seperti dirilis Pemalangkab.go.id.

“Untuk menurunkan level harus ada kerja sama pemerintah dan masyarakat. Saya mohon kepada masyarakat, untuk sungguh-sungguh meningkatkan Prokes, karena pemerintah dalam menurunkan level PPKM ini tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dari masyarakat,” kata dia.

Lebih lanjut Suyanto mengatakan untuk menurunkan level PPKM tersebut, juga harus memenuhi sejumlah unsur, antara lain keterisian rumah sakit, tingkat kematian, dan angka keterpaparan Covid-19. Sehingga dibutuhkan kerja sama antar-OPD dan masyarakat, guna menekan laju penyebaran Covid-19.

Lebih lanjut disampaikan, BPBD Pemalang sepekan silam juga telah menyalurkan 5.000 paket sembako bantuan sosial, untuk masyarakat terdampak Covid-19. Bantuan sosial tersebut sudah disalurkan oleh BPBD melalui Forkopimcam di 14 Kecamatan, se-Kabupaten Pemalang.

Selanjutnya, forkompimcam berkoordinasi dengan kepala desa di masing-masing wiilayahnya. Bantuan tersebut, selanjutnya akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak PPKM dan Covid-19, dengan catatan, penerima belum pernah menerima bantuan apapun dari Pemerintah.

Kecamatan penerima bantuan tersebut, di antaranya, Kecamatan Pemalang 440 paket, Kecamatan Taman 435 paket, Kecamatan Comal 430 paket, Kecamatan Randudongkal 430 paket, dan Kecamatan Petarukan 430 paket.

Bantuan juga disalurkan untuk warga di Kecamatan Bantarbolang, Kecamatan Warungpring, Kecamatan Pulosari, Kecamatan Moga, Kecamatan Belik, Kecamatan Watukumpul, Kecamatan Bodeh, Kecamatan Ampelgading, dan Kecamatan Ulujami, masing-masing 350 paket.

Dalam kesempatan itu, Suyanto juga menjelaskan data paket sembako yang masuk dan keluar seperti yang masuk antara lain paket sembako dari OPD 1.405 paket, paket sembako dari Korpri 1.000 paket, dan paket sembako dari Dindikbud 100 paket. Kemudian, untuk data bantuan yang keluar antara lain Dewan Kesenian Pemalang 804 paket, Dewan Kesenian Daerah 408 paket, dan PWI Pemalang 26 paket.

Adapun bagi masyarakat yang belum menerima bantuan sosial, pihak BPBD untuk saat ini sedang merencanakan bantuan barang logistik sembako sebanyak 909 paket. (HS-08)

Share This

Luhut Pastikan Stok Vaksin Aman, Jateng Siap Genjot Vaksinasi

Bupati Fadia Minta PKK Sosialisasikan Program Pemerintah hingga Tingkat RT