in

Pemain Kelelahan, PSS Hanya Target Curi Poin Lawan Persiraja

Pemain PS Sleman saat merayakan gol di laga melawan Persija Jakarta di BRI Liga 1. (Foto: ligaindonesiabaru.com)

 

HALO SPORT – Pemain PS Sleman mengalami kelelahan usai laga ketat melawan Persija Jakarta yang berakhir imbang 1-1 di BRI Liga 1, Minggu (5/9/2021. PSS pun tak memasang target kemenangan dan berharap mencuri poin pada laga berikutnya melawan Persiraja Banda Aceh, Sabtu (11/9/2021).

PSS harus bekerja keras saat menghadapi tim unggulan, Persija. Bahkan tim Elang Jawa tertinggal lebih dulu dan baru bisa menyamakan kedudukan di babak kedua di laga yang berjalan imbang itu.

Hal tersebut menjadikan pemain mengalami kelelahan. Apalagi, tim baru melakukan latihan bersama selama enam hari sebelum pertandingan.

“Pertandingan yang sangat berat. Tetapi saya dan teman-teman bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik,” kata striker Irkham Mila, pencetak gol yang menyamakan kedudukan di laga tersebut.

Pelatih fisik PSS, Danang Suryadi menuturkan, pertandingan pertama memang melelahkan. Namun kondisi pemain masih dalam batas normal.

Bila mengalami penurunan, Danang menilai sebagai hal yang wajar karena mereka sudah lama tidak menjalani pertandingan. Persiapan tim pun terbilang mepet karena mereka baru bisa berlatih bersama hanya beberapa hari sebelum menghadapi Persija.

Dalam kondisi apa pun, PSS langsung fokus menghadapi laga kedua melawan Persiraja. Laga tersebut memberi peluang untuk meraih tiga poin pertama.

Hanya pelatih Dejan Antonic dihadapkan pada problem kelelahan pemain. Tidak menutup kemungkinan dirinya merotasi pemain bila ada yang tidak fit. PSS pun tak memasang target tinggi. Hasil imbang di laga melawan tim promosi itu sudah cukup bagus.

“Meski demikian perkara rotasi itu kewenangan pelatih kepala. Bagaimana strategi menghadapi Persiraja,” ujar Danang lagi.

Danang berharap recovery pemain berjalan mulus sesuai program pelatih. Bila performa mereka kembali seperti semula, ini menjadi modal berharga untuk menghadapi Persiraja. Menurut Danang, pemain butuh paling tidak tiga pertandingan untuk mengembalikan performa mereka.

“Pada tiga pertandingan pertama masih adaptasi mencari penampilan terbaik. Selanjutnya, mereka pelan-pelan menunjukkan kemajuan,” katanya.(HS)

Share This

Ibu Hamil Mulai Jadi Target Vaksinasi

Sepasang Remaja Di Semarang Ini Jadi Mucikari Prostitusi Di Bawah Umur