in

Pelayanan Keberangkatan Penumpang KA Stasiun Tawang Masih Dialihkan ke Stasiun Poncol

Kondisi Stasiun Semarang Tawang yang terendam air banjir dan belum bisa melayani keberangkatan penumpang KA. (Dok.Humas KAI Daop 4 Semarang)

 

HALO SEMARANG – Kondisi air banjir di Stasiun Semarang Tawang Kamis (25/2/2021) pagi mulai surut, setelah sejak Selasa, (22/2/2021) hingga Rabu (24/2/2021) malam ketinggian air banjir masih mencapai sekitar 15 cm dan masuk hingga hal stasiun.

Saat ini, Kamis (25/2021) pagi, Stasiun Tawang masih belum bisa melayani keberangkatan penumpang Kereta Api (KA) dan masih diarahkan keberangkatan KA dari Stasiun Poncol.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro mengatakan, perkembangan kondisi air banjir di Stasiun Semarang Tawang pagi ini mulai surut. Namun, titik banjir masih terlihat di sekitar akses pintu masuk stasiun.

“Untuk perjalanan KA masih dari Stasiun Poncol, karena masih ada perbaikan instalasi dan dari bawah lantai masih mengeluarkan air,” katanya, Kamis (25/2/2021).

“Dengan kondisi saat ini, Stasiun Tawang masih belum bisa digunakan untuk pelayanan penumpang. Kami PT KAI Daop 4 Semarang memohon maaf yang sebesar-besarnya karena pelayanan untuk naik turun penumpang dan pelayanan GeNose sementara waktu dialihkan ke Stasiun Poncol,” imbuhnya.

Pada Rabu (24/2/2021), kondisi emplasemen Stasiun Tawang di jalur 1 sampai dengan 7 sudah terlihat jalur relnya, sehingga akan bisa digunakan untuk operasional perjalanan KA.

“Hanya saja masih menggunakan bantuan lokomotif hidrolik yang harus melewati banjiran dengan ketinggian 14 cm – 23 cm pada titik km 1+100 sampai dengan 1+600,” terangnya.

Perjalanan KA jarak jauh, kata dia, tetap jalan. Seperti KA Argo Anggrek, Maharani, Dharmawangsa dan Jayabaya.
Sedangkan KA lokal Kedungsepur dari Semarang tujuan Ngrombo pada Rabu (24/2/2021) dibatalkan.

“Upaya dari PT KAI Daop 4 Semarang khususnya Stasiun Tawang, telah mengoperasikan pompa air utama yang berada di depan halaman parkir Tawang sejumlah empat unit. Dan pompa air peron sebanyak lima unit membantu menyedot air dari peron dan dibuang ke arah emplasemen. Semoga cuaca juga mendukung untuk mempercepat penanganan masalah banjir di Stasiun Tawang dan tentunya kami juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk menjaga lingkungan disekitar jalur KA,” pungkasnya.(HS)

Share This

Vaksinasi Tahap Dua di Demak Prioritaskan Pelayan Publik

Vaksinasi Tahap II pada 5.000 Orang di Temanggung Ditarget Selesai Besok