in

Pelatihan Konten Kreatif, Ajak Siswa SDN 2 Talun Dalami Makna Pancasila

Tim Unnes GIAT 6 Desa Talun menjalankan program kerja Pelatihan Konten Kreatif dan Positif Bertema Pancasila yang diikuti seluruh SD Negeri 2 Talun, Kecamatan Kemalang, Klaten.

HALO SEMARANG – Salah satu program kerja wajib yang ditentukan oleh Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata LPPM Unnes yaitu Pelatihan Konten Kreatif dan Positif Bertema Pancasila. Tim Unnes GIAT 6 Desa Talun menjalankan program kerja tersebut yang diikuti seluruh SD Negeri 2 Talun, Kecamatan Kemalang, Klaten.

Program kerja digelar di tingkat sekolah dasar, karena untuk meningkatkan rasa nasionalisme. Selain itu juga mengingatkan betapa pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala SDN 2 Talun, Haryana menjelaskan, pengamalan nilai-nilai Pancasila sudah sangat erat kaitannya dengan kegiatan belajar mengajar di sekolahnya. “Sebagai contohnya setiap Senin pagi siswa-siswi melaksanakan kegiatan upacara bendera, kemudian dilanjutkan dengan berjabat tangan guna mempererat persaudaraan,” katanya.

Pihaknya mengapresiasi tim KKN Unnes yang mengadakan program kerja selama tiga pertemuan yaitu pada hari Rabu, Jumat, dan Kamis. Hari pertama yaitu pada Rabu (15/11/2023), kegiatan diawali dengan membaca asmaul husna bersama, lalu perkenalan dari tim Unnes giat 6 Desa Talun.

Selanjutnya, menyanyikan lagu Garuda Pancasila, Tanah Airku, dan Indonesia Pusaka. Setelah itu, penyampaian materi sosialiasi nilai Pancasila dan pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Tidak hanya itu dalam kegiatan ini juga ada ice breaking agar siswa-siswi tidak jenuh mengikuti serangkaian acara. Kemudian di akhir acara juga diberikan tanya jawab untuk siswa-siswi dan bagi mereka yang menjawab akan mendapatkan hadiah,” katanya.

Pada Jumat (17/11/2023) diadakannya pelatihan konten kreatif bertema Pancasila. Seluruh siswa dibagi menjadi 6 kelompok, dengan setiap kelompoknya didampingi satu orang dari tim Unnes.

“Masing-masing kelompok diwajibkan membuat yel-yel dan juga diskusi mengenai kekayaan budaya di Indonesia. Mereka harus menyebutkan 3 lagu daerah, 3 budaya Indonesia, 3 suku di Indonesia,” ujarnya.

Kemudian, ada contoh perbuatan 5S di sekolah, di rumah maupun di lingkungan masyarakat. Ada pula membuat satu konten kreatif bertema Pancasila yaitu mini drama sesuai pengamalan sila Pancasila. Kegiatan berlangsung sangat seru dan seluruh siswa sangat antusias mengikuti berbagai rangkaian acara.

Pada hari terakhir, Kamis (23/11/2023) para siswa menampilkan yel-yel mereka di hadapan semua warga sekolah dan juga menampilkan mini drama setiap kelompok sesuai dengan sila Pancasila keberapa yang didapat. Kegiatan berlangsung sangat meriah dan diakhir acara ada pemberian hadiah untuk kelompok semua kelompok dan juga siswa yang menjawab pertanyaan.

Mereka sudah memahami betapa pentingnya mengamalkan sila Pancasila di kehidupan mereka. Selain itu, mereka juga sudah memahami terhadap arti lambang Garuda Pancasila. Seperti mengapa burung Garuda dipilih menjadi Lambang Negara Indonesia, apa arti dari jumlah bulu yang ada didalamnya, mengapa burung Garuda berwarna emas, apa arti dari cengkraman kaki burung Garuda, dan apa makna lima perisainya.(HS)

KKN Unnes Sosialisasikan Etika Bermedia Sosial di Desa Karangnongko

SMA NU Al Ma’ruf Kudus Juarai USM Cup 1 2023