in

Pelanggan dari Segmen Mahasiswa di Usaha Hiburan Turun Drastis

Kegiatan Bimbingan Teknis, CHSE di Hotel Grand Arkenzo Semarang.

 

HALO SEMARANG – Di masa Pandemi Covid-19, ada market atau pasar yang berkurang drastis terutama untuk pelaku usaha tempat hiburan, yaitu di segmen mahasiswa. Pasalnya, kampus belum buka sepenuhnya untuk menyelenggarakan kegiatan perkuliahan.

Ketua Paguyuban Entertainment Semarang (Pagersemar), Fic Indarto mengatakan, pelanggan dari segmen mahasiswa untuk market di  tempat hiburan menurun drastis.

Ini imbas dari tutupnya kampus saat pandemi Covid-19 dan sampai saat ini belum juga memulai aktivitas kegiatan perkuliahan.

“Saat ini, kami kehilangan pelanggan sekmen mahasiswa, karena saat ini masih belum masuk perkuliahan,” ujarnya, Sabtu, (28/11/2020).

Indarto menjelaskan, sedangkan segmen tamu untuk tempat hiburan yang tidak berdampak yaitu di kalangan para pengusaha.

“Sedangkan untuk segmen pekerja juga ada penurunan intensitas ke tempat hiburan. Yang sebelumnya dalam satu bulan mereka bisa ke karaoke atau lounge dan club sebanyak dua sampai tiga kali, saat ini hanya sekali saja,” kata pria yang juga General Manager Karaoke Inul Vista Semarang ini.

Menurut dia, saat pandemi juga ada ketentuan dan pembatasan bagi masyarakat saat mau ke tempat hiburan. Seperti tempat karaoke, lounge, Spa dan biliar.

“Karena ada pembatasan kapasitas ruangan, dari keadaan normal, yaitu 50 persen. Dalam kondisi normal ruangan berisi kapasitas 20 orang. Misalnya di karaoke, saat pandemi ini hanya dibatasi sebanyak 10-15 orang,” terangnya.

Hal ini, kata dia juga berpengaruh pada penurunan jumlah pengunjung sampai 30 persen.

“Sedangkan untuk tempat hiburan lounge, spa, biliar saat ini juga sama-sama menerapkan protokol kesehatan seperti membatasi tamu datang, memakai masker dan sering mencuci tangan dengan handsanitizer,” jelasnya.

Sementara itu, narasumber lainnya, Supriyadi, anggota Komisi D DPRD Kota Semarang mengatakan, agar pelaku usaha hiburan dan masyarakat bisa lebih disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan.

“Jangan lupa pakai masker kalau beraktivitas maupun ke luar rumah maupun cuci tangan, karena saat ini kita melawan musuh yang tidak kelihatan. Untuk itu harus bersama-sama patuh protokol kesehatan agar  berangsur-angsur pulih dan pandemi hilang,” paparnya.(HS)

Share This

Peringatan Hari Guru, Presiden Jokowi : Guru Dipaksa Beradaptasi dengan Cepat

Karang Taruna Tanam 10.500 Bibit Pohon dalam Rangka Hari Menanam Pohon Indonesia