in

Pelaku UMKM Di Kendal Didorong Memiliki Izin PIRT

Pelatihan yang dilakukan oleh Disperinkop UKM Kabupaten Kendal, Selasa (1/6/2021).

 

HALO KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal melalui Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM, mendorong pelaku UMKM produk pangan untuk menjamin kualitasnya, yaitu memiliki izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT).

Pasalnya, produk yang sudah memiliki izin PIRT, berarti telah memenuhi persyaratan dan standar keamanan yang telah ditentukan.

Kepala Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kabupaten Kendal, Kun Cahyadi mengatakan, untuk mendapatkan izin PIRT ini, para pelaku usaha di industri ini harus memenuhi beberapa kualifikasi dasar.

“Yakni telah mengikuti dan memiliki sertifikat penyuluhan keamanan pangan, lolos uji pemeriksaan sarana uji produk pangan dan memenuhi peraturan perundang-undangan label pangan,” jelasnya, saat ditemui di sela-sela acara pelatihan di Kendal, Selasa (1/6/2021).

Dipaparkan, dari sekitar 5.000 UMKM di Kabupaten Kendal, yang sudah memiliki izin PIRT sudah lebih dari 2.300. Di tahun 2021 ini jumlahnya meningkat cukup tinggi mencapai 380 lebih.

Hal ini yang menurut Kadisperinkop UKM, karena adanya kebijakan Bupati Kendal untuk meningkatkan UMKM di Kabupaten Kendal.

“Atas dorongan Bupati, kami mengadakan pelatihan-pelatihan, akhirnya banyak pelaku UMKM yang mengurus izin PIRT, khusus tahun ini jumlahnya sekitar 380 UMKM,” papar Kun Cahyadi.

Ditambahkan, untuk mempercepat memajukan UMKM di Kabupaten, pihaknya akan membentuk Forum UMKM di masing-masing kecamatan.

“Dengan demikian akan mempermudah dalam pembinaan dan pendampingan para pelaku UMKM. Nanti, di tiap-tiap kecamatan akan dibentuk Forum UMKM supaya lebih mudah pembinaan dan pendampingan bagi para pelaku UMKM di desa-desa,” imbuhnya.

Salah satu pelaku UMKM asal Kecamatan Weleri, Siti Akhidah mengatakan, sangat penting bagi pelaku UMKM untuk bisa memiliki izin P IRT.

“Produk yang sudah memiliki izin PIRT, kualitasnya sudah memenuhi standar yang ditentukan,” ungkapnya.

Dengan demikian akan lebih mudah untuk memperluas pemasarannya. Tidak hanya di sekitar tempat tinggal, tetapi bisa diterima di toko-toko modern, seperti supermarket atau swalayan.

“Keuntungannya, dengan memiliki izin PIRT, maka bisa memperluas pemasaran, tidak hanya di tetangga atau lingkup desa, tapi bisa ke luar daerah dan bisa diterima di supermarket-supermarket,” tukas Akhidah.(HS)

Share This

Dua Wisatawan Ditemukan Meninggal Dunia Karena Tersapu Ombak Pantai Kebumen

Seorang Lansia Ditemukan Meninggal Dunia Di Kawasan Johar