in

Pelaku Penusukan Di Kalipancur Ditangkap, Ternyata Sudah 7 Kali Melakukan Kejahatan

Yasin pelaku penusukan yang terjadi di Jalan Abdulrahman Saleh, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan ditangkap jajaran Polrestabes Semarang.

 

HALO SEMARANG – Unit Resmob Polda Jawa Tengah bersama Satreskrim Porestabes Semarang berhasil menangkap pelaku penusukan yang terjadi di Jalan Abdulrahman Saleh, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan.

Pelaku berhasil diamankan pada Sabtu (4/9/2021) di wilayah Kota Semarang dan diberi tindakan tegas dengan tembakan di kaki karena berusaha melawan saat penanangkapan.

Direktur Reserse Kriminalisasi Umum Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Djuhandani Rahardjo Puro mengungkapkan, pelaku yang berhasil diamankan bernama Umar Lugi Ardi Yasin, warga Tawangmas Rajekwesi RT 3 RW 4, Kelurahan Tawangmas, Kecamatan Semarang Barat.

“Dalam kegiatan operasinya, pelaku melakukan aksinya bersama rekannya yang masih dalam buron bernama Dewa, dan akan kita cari keberadaannya,” katanya didampingi Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar saat rilis kasus di Mapolrestabes Semarang Senin (6/9/2021).

Djuhandani menambahkan, setelah berhasil diamankan, pihaknya langsung melakukan pengembangan dan ditemukan bahwa pelaku sudah tujuh kali melakukan aksi kejahatannya di wilayah Kota Semarang.

“Dari pengembangan proses penyidikan, yang bersangkutan sudah melakukan di 6 TKP (tempat kejadian perkara-red) lagi. Ini akan kita kembangkan untuk mencari korban-korban lainnya,” tuturnya.

Motif korban dalam melakukan aksi kejahatannya yaitu ingin menguasai harta benda milik korban.

Sementara modus pelaku yaitu mencari orang yang sedang nongkrong di pinggir jalan dan setelah dirasa keadaan sepi, pelaku memaksa korban untuk menyerahkan barang berharga milik korban. Dalam menjalankan aksinya, pelaku tidak segan untuk melukai korban dengan senjata tajam.

Sedangkan saat ini barang bukti kejahatan yang digunakan pelaku sudah diamankan kepolisian.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dapat dijerat dengan Pasal 365 KUHPidana tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, aksi penganiayaan yang dilakukan dua orang tak dikenal kepada satu warga di Jalan Abdulrahman Saleh, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan 25 Agustus lalu. Namun video rekaman CCTV tentang kasus penganiayaan tersebut baru tersiar pekan ini.

Diketahui, ada dua orang pria dengan mengendarai sepeda motor, melakukan penyerangan terhadap warga yang sedang berada di angkringan di jalan tersebut.

Menurut saksi mata, Juprianto, diduga dua orang yang melakukan penyerangan merupakan begal yang hendak memeras warga yang ada di kucingan tersebut. Satu orang bernama Reza, warga sekitar menjadi korban penusukan dua pria tak dikenal itu.

“Kejadiannya terjadi pada tanggal 25 Agustus sekitar pukul 00.40,” ujarnya saat ditemui halosemarang.id Senin, (6/9/2021).

Peristiwa tersebut bermula ketika dia dengan korban sedang asyik nongkrong di sebuah angkringan yang tak jauh dari lokasi kejadian. Saat sedang bersantai, kata dia, tiba-tiba datang salah satu pengendara tersebut dengan arogannya meminta uang dengan alasan jatah keamanan.

“Yang bonceng datang duluan ke warung angkringan, kata-katanya minta uang keamanan. Terus saya tanya, keamanan buat apa. Ngakunya sih orang kampung sini,” terangnya.

Kemudian, lanjut dia, satu dari pengendara lain itu juga datang dan tiba-tiba menyerang dengan mengeluarkan sebuah pisau.

“Saya lari ke belakang minta bantuan. Di belakang kan ada semacam mess tapi pada belum bangun. Terus saya lihat ada tiga botol kosong (kaca), saya bawa keluar ternyata orangnya sudah di pintu samping terus lempar-lemparan. Tapi sebelum lempar-lemparan saya ketemu sama temen saya, dan ternyata sudah terkena senjata tajam di perutnya,” jelasnya.

Setelah pelaku kabur, kemudian ia lantas membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, mengingat luka tusukan yang diderita korban cukup parah.(HS)

Share This

Pelaku Begal Di Depan Balai Kota Semarang Ditangkap

DPU Kota Semarang Mulai Lakukan Pendataan dan Pemetaan Lahan untuk Peningkatan Ruas Jalan Gajah