Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Harus Uji Coba

Ketua PGRI Jawa Tengah, Dr. Muhdi, SH, MHum.

 

HALO SEMARANG – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Tengah meminta proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Jawa Tengah segera diselenggarakan. Hal itu diungkapkan Ketua PGRI Jawa Tengah, Dr Muhdi, SH, MHum.

Menurutnya, para siswa sudah terlalu lama menjalani proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) secara daring. Hal itu dikhawatirkan hilangnya minat belajar siswa karena berkurangnya intensitas interaksi dengan guru dalam proses pembelajaran.

Saat ini, lanjut Muhdi, pemerintah telah melakukan vaksinasi kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk para guru dan tenaga kependidikan. Dengan begitu, menurutnya PTM dapat segera dilakukan.

“Kami keberatan dengan pernyataan Pak Gubernur waktu itu, yang menyatakan bahwa Pak Gubernur meminta tatap muka setelah peserta didik divaksin,” kata Muhdi menerangkan kepada halosemarang.id, Selasa (16/3/2021).

Muhdi menolak keras pernyataan dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terkait PTM dilakukan menunggu siswa divaksin. Untuk saat ini, tambah Muhdi, belum tersedia vaksin untuk anak berusia 18 tahun ke bawah.

“Saya menolak, Pak Gub enggak boleh begitu dong, karena vaksin untuk anak 18 tahun ke bawah belum ada,” katanya.

Muhdi lebih menyarankan untuk melakukan uji coba PTM terlebih dulu. Hal ini tak lain sebagai cara untuk membiasakan diri para siswa, guru, tenaga kependidikan, dan orang tua terkait penerapan protokol kesehatan.

“Uji coba menjadi penting untuk melihat anak, orang tua, sekolah untuk sama-sama mendukung protokol kesehatan. Di sekolah ada guru, tenaga pendidik yang juga menjalankan. Anak-anak di rumah sudah dipersiapkan orang tua untuk memahami dan membawa kelengkapan protokol kesehatan,” ungkap Muhdi.

“Pembiasaan ini yang harus segera dimulai,” sambungnya.

Muhdi membeberkan, SKB empat menteri hanya mempersyaratkan menerapkan protokol kesehatan. Namun, selanjutnya pada Juli akan diselenggarakan PTM.

Hal ini dilakukan setelah semua guru divaksin.

“Bahkan kami berharap, SKB empat menteri tidak mempersyaratkan itu, di SKB empat menteri untuk syarat guru saja tidak. SKB empat menteri itu mensyaratkan untuk menjalankan protokol kesehatan,” beber Muhdi.

Dikatakan Muhdi, pihaknya telah menyambangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah. Dirinya melihat adanya persiapan untuk melaksanakan uji coba PTM.

“Saya sudah menyambangi dinas, nampaknya Pak Gubernur akan memulai uji coba pembelajaran tatap muka,” tutupnya.

Sementara itu sebelumnya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sedang mempersiapkan PTM.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, seusai rapat koordinasi percepatan penanganan Covid-19 di Gedung A Kantor Setda Provinsi Jawa Tengah, Senin (15/3/2021).

“Hasil rapat, yang terakhir kita coba siapkan ketentuan-ketentuan untuk kita tatap muka, sekolah tatap muka, kita lagi siapkan,” ujar Ganjar.

Rencana tersebut, papar dia, sudah dibicarakan bersama bupati dan wali kota di Jawa Tengah, untuk masing-masing menyiapkan sekolah yang akan melakukan uji coba PTM.

“Tadi kita sudah bicara bersama Bupati dan Wali Kota agar mereka menyiapkan sekolah mana saja yang akan diuji coba. Belum semuanya,” imbuhnya.

Ganjar menegaskan, bahwa pelaksanaan PTM harus disiapkan secara matang, agar tidak ada kendala. Mulai dari pembatasan kelasnya, sistem transportasi, hingga fasilitas yang harus disediakan untuk protokol kesehatan.

“Sekarang kita persiapkan dulu sehingga ketika nanti katakan bulan Juli kita mau buka, setidaknya kita sudah belajar betul beberapa bulan ini bahwa sekolah sungguh-sungguh siap,” terangnya.

Disinggung mengenai vaksinasi terhadap guru, Ganjar menjelaskan bahwa guru merupakan pelayan publik yang juga mendapatkan vaksin.

Namun nantinya akan diprioritaskan terhadap guru yang mengajar di sekolah, yang memang sudah siap melaksanakan pembelajaran tatap muka.

“Minimal gurunya divaksin dulu, maka itu menjadi prioritas agar kita bisa memberikan sekolah-sekolah yang akan melakukan uji coba tatap muka,” pungkas Ganjar.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.