in

Pelabuhan Tanjung Emas Semarang Siap Sambut Mudik Lebaran 2023

GM Pelindo Cabang Tanjung Emas, Hardianto saat mengecek kesiapan mudik lebaran 2023 di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Senin (10/4/223).

HALO SEMARANG – Pelabuhan Tanjung Emas Semarang memastikan siap untuk menyambut libur mudik lebaran tahun 2023. GM Pelindo Cabang Tanjung Emas, Hardianto mengaku pihaknya sudah mempersiapkan skema keberangkatan hingga kedatangan bagi penumpang.

Selain itu pihaknya juga berkoordinasi dengan pihak terkait agar proses pelaksanaan angkutan mudik lebaran lewat jalur laut berjalan lancar. Pelabuhan Tanjung Emas juga menjamin fasilitas yang disediakan untuk masyarakat dalam kondisi optimal.

“Hari ini posko pelayanan sudah siap digunakan. Monitor informasi dan fasilitas yang ada di terminal penumpang sudah selesai dipersiapkan dalam menyambut pemudik. Penumpang yang masuk dari Semarang disambut PKL kemudian masuk ruang tunggu termasuk fasilitas pendukungnya seperti musola, tempat main anak, laktasi, toilet kami jaga kebersihanya,” ujarnya saat jumpa pers di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Senin (10/4/2023).

Lebih lanjut, dirinya mengaku akan terjadi lonjakan penumpang di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang. Hal itu disebabkan karena imbas dari dicabutnya PPKM oleh pemerintah.

Ia memprediksi, dibanding tahun lalu, jumlah penumpang selama libur mudik lebaran 2023 bisa mencapai 200 ribu penumpang.

“Tahun 2022 kan masih ada pengetatan dan pembatasan PPKM. Tahun 2023 ini dicabut PPKM jadi prediksi meningkat kan kira kira 20-30 persen,” katanya.

“Jadi 2022 itu ada sekitar 158 ribu penumpang, tahun ini 180-200 ribu yang naik dan turun.
Fasilitas kami kapasitas 1.860 penumpang dari H-15 hingga H+15 sanggup menampung penumpang,” jelasnya.

Ia menjelaskan, puncak arus mudik akan terjadi pada H-5 libur lebaran. Sedangkan untuk arus balik akan terjadi sekitar H+10 setelah lebaran.

“Banyak datang untuk arus balik terutama dari Kumai-Semarang. Dari Pontianak-Ketapang juga sudah mengalami peningkatan tapi yang paling signifikan dari Kumai. Rata-rata angkutan pelayaran dari Kalimantan,” tuturnya.

Disisi lain, pihaknya sudah melebarkan saluran air untuk mengantisipasi terjadinya banjir rob. Saat ini juga sedang dilakukan proses peninggian Jalan Coster atau akses menuju ke Pelabuhan Tanjung Emas.

“Mudah-mudahan tidak ada rob dan banjir di Pelabuhan Tanjung Emas selama angkutan mudik ini,” imbuhnya. (HS-06)

Mendekati Lebaran, Pemilik Perhiasan Tebus Barang di Pegadaian

Jokowi 5 Hari di Jateng, 6 Kali Bareng Ganjar, Ngapain Aja?