in

Pegadaian Area Surakarta Jalin Kerja Sama dengan 7 Kejari di Solo Raya, Ini Tujuannya

Acara penandatanganan perjanjian kerja sama bidang hukum perdata dan tata usaha, PT Pegadaian Kanwil XI Semarang Kantor Area Surakarta, dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) se-Eks Karesidenan Surakarta, di The Gade Coffee Solo, Kamis (6/6/2024) lalu. (Foto : Istemewa)

 

HALO SURAKARTA – PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, melalui Kantor Area Surakarta, menandatangani perjanjian kerja sama atau memorandum of understanding (MoU) bidang hukum perdata dan tata usaha, dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) se-Eks Karesidenan Surakarta.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Surakarta, Nur Wakhid, dengan Kepala Kejari Surakarta, Sukoharjo, Sragen, Karanganyar, Boyolali, Klaten dan Wonogiri di The Gade Coffee Solo, Kamis (6/6/2024) lalu.

Pemimpin PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Edy Purwanto mengatakan perjanjian ini dilaksanakan dalam rangka untuk peningkatan kerja sama di bidang perdata dan tata hukum negara (Datun), meliputi penyuluhan dan pendampingan hukum.

“Hal ini karena Pegadaian adalah perusahaan milik negara yang menyalurkan kredit ke masyarakat, yang notabene adalah aset negara,” katanya, melalui Deputy Bisnis PT Pegadaian Area Surakarta, Nur Wakhid, dalam keterangannya, Minggu (9/6/2024).

Sehingga, pendampingan hukum terhadap PT Pegadaian yang menyalurkan uang negara ini tentunya menjadi relevan untuk dilakukan kerjasama antara PT Pegadaian dengan Kejaksaan.

Dalam perjanjian tersebut diatur adanya mekanisme pengembalian aset negara yang digunakan masyarakat, untuk diingatkan kembali atau dimediasi agar masyarakat  mengembalikan aset yang menjadi kewajibannya.

Adapun pendampingan hukum dari kejaksaan terhadap PT Pegadaian karena Pegadaian adalah salah satu institusi yang dimiliki negara.

“Selain itu, kerja sama ini juga bertujuan untuk bersama-sama melakukan pembinaan masyarakat melalui kegiatan sadar hukum serta literasi keuangan. Sebagaimana diketahui, tingkat literasi keuangan masyarakat baru 45 persen, meskipun tingkat inklusinya sudah lebih dari 70 persen,” jelasnya.

Oleh karenanya, menurutnya, sangat tepat Pegadaian dan Kejaksaan bersama-sama memberikan edukasi ke masyarakat tentang cara atau pengelolaan keuangan yang baik dan benar, kemudian hal yang bersinggungan hukum. Sehingga masyarakat sadar akan hukum dan keuangan.

“Pegadaian juga diberikan kesempatan untuk memberikan literasi produk ke karyawan atau pegawai di lingkungan Kejaksaan. Di antaranya produk investasi emas, cicil kendaraan, pendaftaran porsi haji reguler dan haji plus, pembiayaan perjalanan wisata rohani (umroh dll) , dan lainnya,” paparnya.

Ia menambahkan, PT Pegadaian terus berkomitmen untuk memberikan kontribusi dan pelayanan terbaik bagi masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Area Surakarta.

Dengan adanya kerjasama bidang hukum perdata dan tata usaha ini, diharapkan akan terbangun kolaborasi yang baik, dalam hal pendampingan hukum maupun permasalahan hukum yang muncul.

“Harapan kami, masyarakat sebagai pengguna aset negara ini mendapatkan manfaat positif dari berbagai produk yang dimiliki Pegadaian,” harapnya. (HS-08)

PGN Tambah Jargas di Kota Semarang, 2 Ribu Rumah Tangga Bisa Nikmati Gas Bumi

Geger Penemuan Jasad di Dekat Dermaga Nelayan Tambaklorok Semarang