Peduli Masyarakat Terdampak Pandemi, Bank Sampah Induk Kendal Bikin Program On The Spot

Anak-anak ikut menukarkan sampah plastik di Bank Sampah Induk, di Kelurahan Langenharjo, Kendal.

 

HALO KENDAL – Dalam rangka mendukung program tukar sampah dengan bahan sembako, Bank Sampah Induk Kabupaten Kendal membuat program baru, yaitu Bank Sampah On The Spot. Artinya mendatangi ruang terbuka hijau dan bekerja sama dengan komunitas.

Ketua Bank Sampah Induk Kabupaten Kendal, Nunuk menjelaskan, bahwa program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Bank Sampah Induk terhadap masyarakat terdampak Covid-19, khususnya di wilayah Kabupaten Kendal.

“Masyarakat bisa datang langsung membawa sampahnya yang sudah dipilah dan menukarkannya dengan bahan sembako, seperti beras, sayuran, buah, bumbu masak dan lain sebagainya,” terangnya, Senin (5/10/2020).

Menurutnya, sampah yang dipilah tersebut tidak hanya bahan sembako saja, tapi juga dapat ditukarkan dengan hasil kerajinan yang dibuat oleh Bank Sampah Induk.

“Kegiatan ini juga memberikan edukasi kepada masyarakat untuk peduli dan menjaga kebersihan. Karena pada masa pandemi ini, semua dituntut mematuhui protokol kesehatan. Salah satunya yaitu menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyebaran virus Covid-19,” imbuh Nunuk.

Dia juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, dengan cara memilah sampah dari rumah, seperti logam, plastik, kaca, elektronik dan kertas, yang nantinya bisa dibawa di Bank Sampah Induk untuk dapat di manfaatkan kembali.

Sementara Asri Ambarwati, Bidang Kerajinan Daur Ulang Bank Sampah Induk Kabupaten Kendal mengatakan, bagi masyarakat yang tertarik untuk membuat kerajinan dari bahan sampah, maka pihaknya dengan senang hati akan melatihnya.

“Bagi masyarakat Kabupaten Kendal yang berminat mau belajar membuat kerajinan dari bahan sampah, silakan datang ke kantor sekretariat setiap hari Jumat, Sabtu, dan Minggu pukul 09.30-13.00, di Jalan Griya Kendal Asri Raya Kavling 33 Kendal, RT 07/RW 05 Kelurahan Langenharjo,” jelasnya.

Sedangkan, Ferina Regnaningrum salah satu warga dari Kelurahan Karangsari RT 03 RW 02 mengatakan, program dari Bank Sampah Induk ini sangat baik. Karena dirinya bisa menukarkan bahan yang tidak dipakai dengan barang yang dapat dimanfaatkan.

“Program ini luar biasa, tadi saya tukarkan sampah jenis botol plastik, botol kaca, kertas, kardus, kaleng susu dengan bahan sembako, dan pot beserta bunga aslinya,” ungkapnya.

Kegitan itu juga banyak dikunjugi oleh masyarakat sekitar, salah satunya adalah Ning dari Desa Kumpulrejo Kecamatan Patebon. Da mengaku sangat tertarik untuk membuat kerajinan daur ulang sampah.

“Saya sangat tertarik untuk belajar membuat kerajinan, ternyata sampah bisa diolah menjadi barang yang bisa dimanfaatkan. Seperti dibuat pot bunga, bunga plastik, lilin, tas belanja, dompet dan lain-lain. Selanjutnya, saya akan berkunjung ke sekretariat Bank Sampah Induk Kabupaten Kendal,” ujarnya. (HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.