Peduli Abrasi Pantai Panggangayom, Guru dan Karyawan SMP 1 Brangsong Tanam Bakau

Para guru dan karyawan SMP Negeri 1 Brangsong Kendal menanam ratusan bibit bakau dan cemara laut di pinggir Pantai Panggangayom, Kecamatan Kaliwungu, Sabtu (24/10/2020).

 

HALO KENDAL – Peduli akan lingkungan pantai yang terkena abrasi, guru dan karyawan SMP Negeri 1 Brangsong Kendal tanam ratusan bibit bakau dan cemara laut di pinggir Pantai Panggangayom Kaliwungu, Sabtu (24/10/2020).

Kepala SMP Negeri 1 Brangsong, Sri Hardanto mengatakan, kegiatan ini dilakukan, dalam rangka ikut mencegah meluasnya abrasi.

Di samping itu, sekaligus edukasi tanggap bencana kepada guru dan siswa, dalam program sekolah Adiwiyata.

“Kami peduli dengan lingkungan, karena tiap memasuki musim hujan, di sekitar pinggir pantai, terutama jalan menuju tambak Desa Panggangayom mengalami rob. Dan akhir-akhir ini abrasi juga semakin meluas,” ungkapnya.

Dikatakan, untuk melatih kepekaan terhadap kerusakan alam, para guru ini tak hanya mengajarkan siswanya secara teori untuk selalu menjaga alam sekitar.

Namun juga memberikan praktik sebagai contoh kepada siswa.

“Kegiatan bukan hanya sekedar refresing di tengah pandemi. Namun kegiatan ini merupakan bentuk rasa memiliki alam dan sekitarnya, agar bisa terjaga dengan baik,” imbuhnya.

Jadi, menurut Sri, para guru juga harus turun tangan langsung, untuk ikut menanam bibit bakau atau pohon mangrove dan pohon cemara laut, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Selain itu, juga sebagai program sekolah Adiwiyata, diwujudkan dengan kegiatan pedili lingkungan. Baik di lingkungan sekolah, bahkan di luar lingkungan wilayah,” jelasnya.

Ia pun menambahkan, sebagai syarat sekolah Adwiyata harus melakukan kegiatan kebersihan lingkungan sekolah dan kelas.

“Sekolah juga harus tanggap bencana dan tertib administrasi tentunya,” pungkas Sri Hardanto.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.