in

Pedagang Sentra Kuliner Ikan Rembang Didorong Sajikan Makanan Olahan Hasil Laut untuk Keluarga

Sosialisasi Gemar Makan Ikan, di Desa Pasar Banggi Kecamatan Rembang. (Foto : Rembangkab.go.id)

 

HALO REMBANG – Warga yang berjualan di sentra kuliner ikan di Rembang, diimbau untuk lebih inovatif dan variatif dalam menyajikan olahan berbahan dasar hasil laut untuk keluarga.

Makanan dari hasil laut itu penting untuk memenuhi kebutuhan gizi, terutama untuk bayi pada 1.000 hari pertama kehidupannya, ibu hamil, dan menyusui.

Dengan menu makanan yang variatif, keluarga pun akan gemar mengonsumsi ikan, sehingga asupan gizi yang dibutuhkan tercukupi, sekaligus dapat mengurangi risiko stunting.

Ajakan untuk menyajikan menu berbahan dasar ikan untuk keluarga itu, disampaikan Kabid Bina Usaha dan Peningkatan Daya Saing Kabupaten Rembang, Nurida Adante Islami, dalam Sosialisasi Gemar Makan Ikan, di Desa Pasar Banggi Kecamatan Rembang.

Gerakan makan ini, juga merupakan salah satu upaya, untuk mengatasi kasus stunting di wilayah pesisir tersebut.

Nurida yang saat itu hadir mewakili Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sofyan Cholid, mengatakan di Desa Pasar Banggi, cukup banyak pelaku usaha makanan olahan berbahan dasar ikan, seperti rengginang teri atau udang.

Selain produk tersebut, ada pula warga yang memproduksi ikan asap atau makanan olahan lainnya.

“Di sini banyak pengolah dan pemasar produk ikan, kemungkinan produknya lebih banyak dijual ke luar. Kedua karena di sini diversifikasi menu olahan ikannya kurang, jadi masih banyak menu orang dewasa,” kata dia, seperti dirilis Rembangkab.go.id.

Sementara itu seperti yang disampaikan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), melalui kkp.go.id, kandungan gizi ikan sangat relevan untuk mendukung program pencegahan stunting, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan.

Dalam ikan, terdapat sejumlah nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, seperti asam lemak Omega 3 tinggi untuk perkembangan mata, otak, dan jaringan syaraf serta memiliki komposisi asam amino lengkap. (HS-08)

Kolaborasi Karang Taruna dan Pemdes, Wujudkan Desa Maju yang Kondusif

Dindik Blora Tegaskan Sekolah Dilarang Menahan Ijasah