in

Pedagang Grosir Johar Bakal Ditempatkan di Pasar Klitikan Mulai Pertengahan Agustus

Suasana auidensi pedagang grosir eks Johar di kantor Dinas Perdagangan Kota Semarang, baru-baru ini.

HALO SEMARANG – Ratusan pedagang grosir eks Johar terutama komoditas sayur dan buah akan ditempatkan oleh Dinas Perdagangan Kota Semarang di Pasar Klitikan Penggaron. Penempatan pedagang akan mulai dilakukan pada pertengahan Agustus 2022.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Nurkholis mengatakan, pemindahan pedagang grosir Johar ke Pasar Klitikan Penggaron merupakan hasil komunikasi baru-baru ini dengan perwakilan pedagang.

“Sudah ada kesepakatan dengan pedagang, ternyata (pedagang) menghendaki ke Pasar Klitikan. Kami tawarkan dua pasar untuk relokasi, yaitu di Pasar Rejomulyo dan Pasar Klitikan, mereka pilih di Pasar Klitikan Penggaron,” katanya, saat dihubungi Halosemarang, Jumat (29/7/2022).

Pemindahan para pedagang grosir ke Pasar Klitikan, kata Nurkholis, sifatnya hanya sementara, sembari menunggu rencana pembangunan Pasar Induk Rejomulyo.

“Sehingga para pedagang grosir buah, sayur, dan bumbon meminta tempat relokasi, mengingat sewa lahan di Kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) telah berakhir sejak 31 Desember 2021 lalu. Meski dari pihak pengelola MAJT masih memperkenankan pedagang tetap di MAJT hingga akhir tahun ini, namun pedagang meminta ada tempat relokasi. Lalu kami berupaya menawarkan tempat yang memungkinkan bisa berjualan. Dan pedagang sepertinya menerima di Pasar Kltikan Penggaron,” jelas Nurkholis.

Meski pedagang setuju untuk pindah sementara di Pasar Klitikan, lanjut dia, nantinya perlu ada pembenahan beberapa sarana prasarana (sarpras) pendukung sebelum pedagang grosir menempati Pasar Klitikan Penggaron. Pihaknya akan meminta bantuan organisasi pemerintah daerah (OPD) terkait untuk pembenahan sarpras di lokasi relokasi.

“Pembenahan nanti di Pasar Klitikan kami juga akan minta bantuan OPD lain karena ini sifatnya darurat,” paparnya.

Nurkholis menyebutkan, masih ada dua blok di Pasar Klitikan yang belum ditempati pedagang klitikan. Dua blok ini nantinya diperuntukkan pedagang grosir Johar. Sesuai kesepakatan bersama, pedagang rencananya akan mulai menempati pasar llitikan setelah sepekan pasca 17 Agustus mendatang.

Sementara, Ketua Tim Pengawal Pasar Grosir Johar, Sakdullah mengatakan, para pedagang grosir telah setuju direlokasi ke Pasar Klitikan Penggaron. Bahkan, pihaknya juga akan bekerjasama dengan pedagang klitikan yang sudah lebih dulu menempati pasar tersebut agar bisa saling menguntungkan.

Namun, dia meminta beberapa sarana prasarana misalnya jalan harus dipadatkan lagi, lahan parkir harus ditambah, sebelum para pedagang grosir menempati lokasi tersebut.

Adapun untuk luasan lapak sebelumnya, Sakdullah mengatakan, pedagang grosir buah sebenarnya memiliki lapak yang cukup luas, bahkan ada yang mencapai 100 meter. Hanya saja, penataan akan menyesuaikan tempat relokasi. Pihaknya tidak mempermasalahkan jika luasan lapak tidak sama dengan luasan yang dimiliki sebelumnya. Agar nantinya semua pedagang grosir bisa tertampung di pasar klitikan.

“Ada sekitar 160 pedagang grosir yang dulunya berasal dari Pasar Yaik serta ada sekitar 40 pedagang yang dulunya menempati Pasar Kanjengan dan Pungkuran,” pungkasnya. (HS-06)

Dua Balapan Jadi Penentu Nasib

PGRI Jepara Gelar Konferensi Kerja Pertama Masa Bakti XXII Tahun 2022