PDAM Tirto Panguripan Kendal Siap Bertransformasi Jadi Perumda

Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki bersama Sekda Kendal, Moh Toha dan Direktur PDAM Kendal, Sunanto saat meminum langsung kran siap minum di Taman Gajahmada Kendal usai diresmikan, Sabtu (27/2/2021).

 

HALO KENDAL – Puncak Peringatan 35 Tahun Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirto Panguripan Kendal digelar dengan sederhana dengan pencanangan Kran Siap Minum di Taman Gajahmada Kota Kendal, Sabtu (27/2/2021).

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki didampingi Sekda Kendal Moh Toha, dan dihadiri beberapa tamu undangan dari perusahaan daerah Kabupaten Kendal.

Direktur Utama PDAM, Sunanto mengatakan, rangkaian kegiatan dilakukan pihaknya dalam memperingati HUT ke-35 PDAM Kendal.

Di antaranya, penanaman pohon sebagai penghijauan, memberikan santunan kepada masyarakat yang terdampak banjir, kemudian pemberian santunan kepada anak yatim piatu, dan pemotongan biaya pemasangan untuk pelanggan baru.

“Hari ini kami meresmikan kran air siap minum di Taman Gajahmada Kendal. Dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan air minum secara gratis,” terang Sunanto.

Dikatakan, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, PDAM Kendal sebelumnya juga sudah membuat kran siap minum di dua lokasi. Yakni di Halaman GOR Bahurekso Kendal dan di Taman Klorofil Kendal.

Hal tersebut, lanjut Sunanto, sesuai dengan visi PDAM Kendal, yakni Menjadi PDAM yang sehat, profesional dan memberikan pelayanan prima kepada pelanggan dan masyarakat.

“Sehingga dalam misinya, PDAM Kendal mengutamakan pelanggan, meningkatkan profesionalisme manajemen, meningkatkan kinerja manajemen, menunjang pembangunan daerah, dan menjaga kelestarian lingkungan,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sunanto juga menyampaikan pencapaian dan target persuahaannnya.

“Saat ini PDAM Kendal memiliki 88.478 pelanggan, dengan jumlah pegawai dan karyawan sebanyak 254. Dengan target yang dicapai, tentunya PDAM Kendal terus meningkatkan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Sesuai dengan motto kita, Air Langgeng, Pelanggan Seneng, PDAM Anteng,” ujar Sunanto.

Selain itu, sesuai dengan Perda Nomor 9 Tahun 2020, PDAM Tirto Panguripan Kendal akan berubah menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirto Panguripan Kendal.

“Sesuai Perda nomor 9 tahun 2020, bahwa Perusahaan Daerah Air Minum Tirto Panguripan berganti menjadi Perusahaan Umum Daerah Tirto Panguripan Kendal. Masih kami tunggu Perbupnya diterbitkan,” tukas Sunanto.

Sementara itu Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki yang mewakili Bupati usai meresmikan kran siap minum mengapresiasi apa yang dilakukan PDAM Tirto Panguripan Kendal.

“Saya apresiasi ini dan kita harus bangga, Kabupaten Kendal yang notabene berada di pesisir laut utara Jawa, memiliki layanan air siap minum,” ungkapnya.

Menurut Wabup yang akrab disapa Pakde Bas, Kabupaten Kendal nantinya tidak akan kalah dengan Kota Semarang.

“Secara umum, air yang bisa diminum langsung sudah dilakukan negara lain, salah satunya di Singapura. Sehingga ke depan harapannya, seluruh masyarakat Kendal bisa menikmati air siap minum yang sudah dikelola secara hiegienis ini,” pungkas Pakde Bas.(HS)

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.