in

PDAM Dituntut Berikan Pelayanan Maksimal Di Masa PPKM Darurat

Foto ilustrasi: Petugas PDAM Tirta Moedal Kota Semarang memperbaiki jaringan pipa di jalan.

 

HALO SEMARANG – PDAM Tirta Model Semarang dituntut memberikan pelayanan terbaik di masa PPKM Darurat ini. PDAM merupakan salah satu bidang usaha kategori sektor kritical dalam kebijakan PPKM Darurat sesuai Perwal nomer 41 tahun 2021 tentang PPKM Darurat di Kota Semarang.

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Mualim menegaskan, dalam aturan itu, dijelaskan pelayanan distribusi air harus terjaga dengan baik, mengingat saat ini banyak sekali pekerja di sektor esensial melakukan kegiatan kerja di rumah atau WFH (Work From Home).

“Jangan sampai layanan PDAM bermasalah, sehingga jadi beban bagi masyarakat dan pelanggan. Kami tidak ingin ada keluhan soal layanan PDAM di masa PPKM Darurat ini,” kata politisi Gerindra ini, Sabtu (10/7/2021).

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang, Yudi Indardo mengatakan, pihaknya akan berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.

“Pelayanan kami tetap optimal meskipun harus menyesuaikan PPKM Darurat covid 19, mengingat kebutuhan air bersih di masa pandemi ini justru sangat vital dibutuhkan oleh warga Kota Semarang,” ujar Yudi Indardo.

Tentu saja PDAM harus terus meningkatkan pelayanan agar suplai air tetap lancar diterima pelanggan. “Saat ini kegiatan pelayanan tetap kami optimalkan, dan saya selalu mengingatkan jajaran untuk bekerja dengan mematuhi protokol kesehatan,” tukasnya.

Disinggung mengenai penyerapan produksi SPAM Semarang Barat yang sudah beroperasi sejak 22 Mei 2021, Yudi menyatakan bahwa saat ini produksi IPA Jatibarang proyek KPBU SPAM Semarang Barat difokuskan melayani wilayah area eksisting dan pengalihan aliran (switching).

“Sebelum masa PPKM Darurat giat melaksanakan sosialisasi di kelurahan-kelurahan dan untuk kepeminatan warga cukup bagus. Namun dengan pembatasan yang lebih diperketat saat ini, kami tetap melakukan dengan hal yang berbeda yaitu memanfaatkan jejaring media sosial, pemasangan spanduk sosialisasi,” katanya.

Selain itu dia mengimbau pelanggan untuk melakukan pembayaran melalui aplikasi-aplikasi PPOB, melaporkan stand meter mandiri dan pihaknya menyediakan layanan khusus pendaftaran sambung baru online melalui website www.pdamkotasmg.co.id. Sehingga anjuran pichycal distancing tetap terjaga.

“Saat ini ada kebijakan terkait pelanggan pasif di mana rekening tunggakan dari tahun 2000 sampai 2016 kami berikan diskon khusus 50 % untuk rekening tunggakan,” katanya.

Selain bebas denda dan tunggakan dari tahun 2017 hingga 2018, pihaknya juga memberikan keringanan bebas denda.

“Di mana keduanya masih kami berikan potongan harga Rp 400.000, untuk biaya buka kembali. Kami berharap program ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang dulunya pernah berlangganan dan ingin bergabung kembali dengan pelayanan kami, mengingat program ini kami berikan hingga tanggal 31 Desember 2021,” tukasnya.(HS)

Share This

Tak Lelah Berjuang untuk Raih Piala

Berpeluang Besar Gantikan Morbidelli