PD BPR BKK Blora Dukung Program Jogo Tonggo dan Padat Karya

Nasabah bertransaksi di BPR BKK Blora. Baik nasabah maupun petugas pelayanan di tempat itu, telah menerapkan protokol kesehatan, antara lain dengan mengenakan masker. (Foto : blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan (PD BPR BKK) Blora, terus berupaya berinovasi untuk melayani masyarakat, di tengah pandemi Covid-19. Perusda itu mendukung upaya menerapkan protokol kesehatan dan mendukung program Jogo Tonggo (jaga tetangga), serta padat karya untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Penjelasan itu disampaikan Direktur Utama Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan (PD BPR BKK) Blora, Puguh Haryono, Senin (12/10). Dia mengatakan di ruang pelayanan di kantor setempat, telah dilengkapi dengan tempat cuci tangan, thermogun pengukur suhu tubuh, pembatasan pelayanan, dan pengaturan tempat duduk.

“Kami patuh dan disiplin protokol kesehatan. Semua pegawai wajib pakai masker serta melaksanakan protokol kesehatan lainnya. Beberapa fasilitas seperti tempat cuci tangan, hand sanitizer, thermogun pengukur suhu tubuh juga sudah kami sediakan,” ungkapnya.

Dia mengakui, dalam masa pendemi lembaga perbankan yang dikelola juga merasakan dampaknya. Meski demikian tetap berupaya memberi pelayanan yang prima dan berbagi CSR untuk mendukung program Jogo Tonggo serta padat karya di sejumlah desa.

“Sebagaimana program Jogo Tonggo yang diluncurkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, PD BPR BKK Blora pada Mei 2020 lalu juga menyalurkan paket sembako melalui masing-masing kantor cabang,” ungkapnya.

Bantuan sebanyak 450 paket sembako itu, untuk membantu meringankan warga yang terdampak pandemi Covid-19.

PD BPR BKK Blora juga melaksanakan program padat karya untuk sejumlah desa binaan. “Nilainya tidak banyak, Rp15 juta, sesuai dengan kemampuan kami. Itu untuk padat karya di desa Kamolan, Kecamatan Blora,” terangnya.

Untuk CSR, ke depan akan diprogramkan dengan kegiatan lainnya yang disesuaikan dengan anggaran dalam rangka pemulihan ekonomi nasional.

“Kami berharap agar corona segera sirna, sehingga ekonomi kembali tumbuh normal dan berkembang,” kata dia. (HS-08).

Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.