in

PBB Serukan Perlindungan Bagi Perempuan Afghanistan

Pertemuan Koordinator Bantuan Darurat PBB Martin Griffiths, dengan Mullah Baradar dan otoritas Taliban untuk membahas tentang masalah kemanusiaan. Pertemuan berlangsung di Kabul. (Foto : UN.org)

 

HALO SEMARANG – Koordinator Bantuan Darurat PBB Martin Griffiths, menyerukan agar Taliban memastikan hak, keselamatan, dan kesejahteraan perempuan. Perempuan di Afghanistan berperan penting dalam memberikan bantuan kemanusiaan. Karena itu hak azasi manusia, keselamatan, dan kesejahteraan mereka harus dijamin.

Seruan PBB itu disampaikan juru bicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric berkaitan dengan pertemuan Martin Griffiths, dengan Mullah Baradar dan otoritas Taliban lainnya, yang membahas tentang masalah kemanusiaan.

Kedatangan Griffiths ke Afghanistan, dilakukan atas permintaan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres, menyusul krisis kemanusiaan pasca dikuasai Taliban.

Menurut Dujarric, Koordinator Bantuan menyerukan perlindungan semua warga sipil, terutama perempuan dan anak perempuan dan minoritas. Griffiths juga menyatakan solidaritasnya kepada rakyat Afghanistan, dan menegaskan kembali komitmen komunitas kemanusiaan untuk memberikan bantuan dan perlindungan yang tidak memihak dan independen, kepada jutaan orang yang membutuhkan.

Lanjut Dujarric, Taliban telah menjanjikan keselamatan dan keamanan staf kemanusiaan, menjamin akses kemanusiaan kepada orang-orang yang membutuhkan, dan kebebasan bergerak bagi para pekerja kemanusiaan, tanpa membedakan gender.

“Pihak berwenang berkomitmen untuk bekerja sama dengan komunitas kemanusiaan untuk memastikan bantuan diberikan kepada rakyat Afghanistan”, kata Dujarric, seperti dirilis situs resmi PBB, UN.org.

Griffiths juga dijadwalkan bertemu dengan perwakilan badan-badan PBB dan organisasi kemanusiaan lainnya di negara tersebut, untuk menyampaikan penghargaan Organisasi atas dedikasi mereka dalam membantu delapan juta orang tahun ini.

“Saat ini Afghanistan menghadapi ancaman bencana kemanusiaan. Sekretaris Jenderal telah mengadakan pertemuan tingkat menteri, untuk mengatasi kebutuhan kemanusiaan yang berkembang di negara itu,” kata Dujarric.

Juru bicara itu menambahkan bahwa saat ini, diperlukan pendanaan untuk untuk membiayai berbagai operasi kemanusiaan, demi menyelamatkan nyawa penduduk Afghanistan, pascapenguasaan negeri itu oleh Thaliban.

Saat ini di Afghanistan, setengah dari populasi, atau sekitar 18 juta orang, bergantung pada bantuan kemanusiaan untuk bertahan hidup. Dari jumlah itu, sepertiganya tidak tahu dari mana mereka akan memperoleh makanan berikutnya.

Selain itu, lebih dari separuh balita berada pada risiko kekurangan gizi akut, karena kekeringan parah kedua dalam empat tahun. Jika masalah ini tak tertangani, maka pada bulan-bulan mendatang, persoalan kelapan akan semakin parah.

“Sekarang lebih dari sebelumnya, rakyat Afghanistan membutuhkan dukungan dan solidaritas masyarakat internasional, ” kata pernyataan Juru Bicara PBB tersebut. (HS-08)

Share This

PBB Desak Taliban Larang Penyiksaan Dalam Keadaan Apapun

Training Center PSIS Mulai Dibangun