in

Patut Diketahui, Ini Tips Merawat Burung Kenari Siap Terjun Kontes Kicaumania

Rutunitas Canda (32) pemuda asli Menoreh, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang merawat burung kenari.

 

HALO SEMARANG – Menyongsong pagi, nampak seorang pria sedang bergumul dengan puluhan burung kenari yang kompak bernyanyi. Itulah rutinitas Canda (32) pemuda asli Menoreh, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang mengawali aktivitas tiap pagi.

Seluruh burung kesayangannya ia sapa satu-persatu, sembari menaruh santapan pagi di tiap kandang. Perhatian juga ia berikan pada indukan burung kenari. Tak hanya itu, sebuah perawatan khusus ia terapkan pada pejantan burung kenari agar lantang berkicau untuk siap mengikuti kontes.

Selain merawat dan melatih burung untuk perlombaan, Canda juga menjadi peternak burung kenari. Pria ramah itu juga merupakan anggota Ronggolawe Nusantara (RN), satu di antara organisasi penyelengara kompetisi burung kicau skala nasional.

Di sela-sela keaktifan bersama burung kenari peliharaannya, pria yang pernah memenangkan kompetisi nasional burung kicau jenis kenari, yang digelar Presiden Jokowi beberapa waktu lalu itu, membuka rahasia agar burung kenari siap merebut juara dalam setiap perlombaan.

“Di usia delapan bulan, burung kenari jantan siap mengikuti perlombaan. Maka itu, sejak menetas hingga usia lima bulan harus dilatih,” terang Canda, Selasa (14/9/2021).

Ia menguraikan lebih detail mengenai perawatan dan perlakuan yang harus diterapkan pada burung kenari hingga memasuki usia lima bulan.

“Kondisi setelah menetas harus selalu dicek. Memasuki usia satu bulan lebih, burung kenari jantan harus dipisah. Usia dua bulanan baru diperkenalkan dengan kicauan burung atau mastering yang beragam untuk memeperkaya suara kenari,” jelasnya.

Pada usia lima bulan adalah waktu yang berpengaruh pada kicauan burung kenari. Menurutnya, di usia itu burung dengan nama ilmiah Serinus canaria itu akan cepat menirukan secara runtut.

“Pakan bernutrisi wajib diberikan selama tiga bulan sebelum usia delapan bulan. Itu untuk memperkeras volume suaranya,” ujarnya.

Bukan hanya itu saja, pria yang acap kali hilir-mudik ke beberapa daerah untuk menjadi juri kompetisi burung kicau itu membeberkan tips dan trik bagi pecinta burung yang berniat mengembangkan bisnis sebagai peternak burung kenari.

“Harus teliti dan serius kalau mau ternak. Pertama kandang harus bersih dan nyaman untuk burung. Lalu mengetahui waktu birahi pejantan dan betina, karena ini berpengaruh pada saat musim kawin. Jangan sampai momentum tersebut terlewat, atau memasukan ke kandang lebih cepat sebelum musim kawin. Pakan mencukupi dan ada sarang untuk bertelur, serta suhu harus di angka 18 hingga 21 derajat celsius,” ucap kicaumania ini.(HS)

Share This

17 th Hysteria “Jalan Terus” di Tengah Pandemi

Ganjar Tantang Kabupaten/Kota Habiskan Stok Vaksin Dalam Sehari