in

Patuhi PPKM, Bakmi Jumali Ketandan, Buka Siang Hari Layani Antar Pesan

Jumali (55) menyiapkan masakan bakmi jowo yang dipesan konsumennya. (Foto : Klatenkab.go.id)

 

HALO KLATEN – Para pedagang khusus nya pelaku kuliner harus putar otak agar dapur rumah tetap ngepul di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.

Itu pula yang dilakukan Jumali (55), pelaku usaha bakmi jowo, yang biasa nongkrong malam hari di Jalan Jogja-Solo, persisnya di depan Toko Mebel Harto timur Perempatan RSI Klaten.

Selama PPKM Darurat, warga Nalaprayan, Ketandan, Klaten Utara itu pun memilih membuka usaha pada siang hari, dan melayani mengantar pesanan dari rumah.

Jumali menuturkan, ketika PPKM Darurat diterapkan, dia juga menutup usahanya. Tetapi karena permintaan pelanggan, laki-laki paruh baya itu yang gemar memelihara sapi itu pun, akhirnya membuka kembali usahanya. Hanya saja, kegiatan usaha itu tidak dibuka pada malam hari, melainkan pada siang hari.

“Saya patuh ketentuan pemerintah. Tidak enak, karena pelanggan saya banyak pejabat daerah. Maka atas permintaan para pelanggan, saya memilih buka siang hari, mulai 11.00 WIB sampai jam 20.00 WIB di rumah Nalaprayan, Ketandan, Klaten Utara, Klaten. Persisnya dari pabrik panili ke timur. Menu favorit kami mie rebus, mie goreng, nasi goreng, cap jay, dan lain-lain” terang Jumali, saat seperti dirilis Klatenkab.go.id.

Jumali mengaku untuk alat-alat memasak, sementara juga dibawa pulang. Adapun untuk urusan pemesanan dan mengantar, diurusi oleh anak-anaknya.

“Kini saya berbagi dengan anak-anak untuk urusan memasak. Untuk kualitas menu tetap kami jaga. Untuk bahan bakar saya menggunakan arang jadi lebih matang sempurna. Kekuatan bumbu rempah juga kami jaga agar cita rasa kuahnya bisa sempurna,” kata dia. (HS-08)

Share This

Ketua DPRD Jateng Bagi Tips Sembuh dari Covid-19

Memonitor Vaksinasi Tahap Dua Untuk Guru, Bupati Minta Warga Tetap Disiplin Prokes