in

Pastikan Keselamatan Logistik Pemilu, Bawaslu Batang Mitigasi Lokasi

Lokasi rawan longsor, di jalan menuju Dukuh Gunung Alang, Desa Gerlang, Kecamatan Blado. (Foto : Batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Beberapa pekan menjelang pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2024, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Batang mulai mengecek dan memitigasi lokasi rawan bencana, terutama pada musim hujan ini.

Kordiv SDM Organisasi Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Batang, Slamet Muarif,  mengatakan mitigasi dan pengecekan dilakukan di lokasi rawan longsor, di jalan menuju Dukuh Gunung Alang, Desa Gerlang, Kecamatan Blado.

“Gerlang merupakan desa tertinggi di Kabupaten Batang yang beberapa hari ini terisolasi, karena sempat terjadi longsor di jalan penghubung Dukuh Gunung Alang ke Dukuh Wonopriyo, yang merupakan akses jalan satu-satunya menuju pedukuhan tersebut,” kata dia, saat melakukan pengecekan.

Menurut Slamet Muarif, mitigasi dan pengecekan ini, untuk memastikan bahwa pendistribusian logistik Pemilu 2024 ke TPS 07 di Desa Gerlang aman dan bisa dijangkau dengan kendaraan roda empat.

“Alhamdulillah hari ini sudah bisa dilewati kendaraan roda empat,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.

Terdapat 13 TPS di Desa Gerlang, satu di antaranya TPS 7 di Dukuh Gunung Alang dengan jumlah DPT sebanyak 292 pemilih.

Sementara itu Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batang, memberikan perhatian khusus pada tiga kecamatan di daerah dataran tinggi.

Daerah dengan georafis tersulit dan terjauh, yang akan mendapatkan perhatian lebih, yakni Bawang, Blado, dan Reban.

“Hari ini mulai kita petakan pendistribusian logistik pemilu di Kabupaten Batang. Akan dijadwalkan dengan memperhatikan beberapa kriteria, yang pertama adalah geografis, letak, jumlah penduduk, dan jaraknya,” kata Ketua KPU Batang, Susanto Waluyo, di Kantor KPU Batang, Kamis (1/2/2024), seperti dirilis batangkab.go.id.

Dia mengatakan distribusi logistik akan mengutamakan daerah yang terjauh dan tersulit terlebih dahulu, supaya tidak ada kendala yang signifikan.

“Melihat pada Pemilu 2019 yang lalu, banyak ada hambatan, tetap terdistribusi semuanya walaupun ada beberapa daerah yang memiliki geografis ekstrem juga jauh dari pusat kota,” jelasnya.

Ia menyebutkan, salah satu daerah tersulit yakni Desa Pranten, Kecamatan Bawang, yang pada dua tahun lalu akses jalan terputus karena tanah longsor.

“Sehingga, tidak mungkin ada kendaraan yang dapat melintas. Warga sekitar biasanya harus menyeberangi sungai untuk sampai ke Dukuh Pranten tersebut. Sementara untuk akses lain harus memutar lebih jauh sekitar 20 kilometer,” terangnya.

Maka untuk Desa Pranten masih dipetakan dan dicari solusi terbaik, dalam pendistribusian logistik pemilu.

Terpenting seluruh daerah di Kabupaten Batang logistik Pemilu bisa terdistribusi sepenuhnya. Maksimal H-1 hari pencoblosan.

“Pengiriman logistik pemilu di Kabupaten Batang akan direncanakan mulai 7 Februari 2024 sudah dimulai sesuai jadwal,” tegasnya.

Daerah yang berdekatan dengan pantai, juga mendapat perhatian lebih. Pihaknya juga mengantisipasi terjadinya rob saat Pemilu berlangsung.

Ia menginstruksikan daerah yang rawan rob untuk mempersiapkan lokasi alternatif.

“Semoga untuk daerah rob tidak menjadi kendala yang besar, sehingga tidak mengganggu jalannya pemungutan suara. Terpenting tetap menyiapkan alternatif jika ada kemungkinan terjadi terutama TPS yang ada di Desa Klidang Lor Kecamatam Batang,” kata dia. (HS-08)

KPU Batang Petakan Distribusi Logistik Diawali Daerah Terjauh

Pemilu Makin Dekat, 71.966 Pemilih Pemula Terdata di KPU Batang, Polres Lakukan Patroli