Paska Banjir di Kota Semarang, Banyak Laporan Penemuan Ular

Penemuan ular python sepanjang 3,5 meter di Kelurahan Tugurejo, Kecamatan Tugu, Semarang, Kamis (11/3/2021).

 

HALO SEMARANG – Setelah banjir yang melanda Kota Semarang beberapa waktu lalu, kini banyak kasus pelaporan tentang penemuan ular yang m,asuk ke wilayah permukiman warga.

Koordinator Pasukan Pengaman Satwa (Paspanwa) Semarang, Slamet Wisnu Aji mengatakan, setelah banjir yang melanda Kota Semarang beberapa waktu lalu, terdapat setidaknya 25 laporan dari warga terkait adanya penemuan ular di sekitar rumahnya.

“Kami menindaklanjuti laporan tersebut dan hasilnya hanya 17 laporan yang berhasil kami temukan. Sisanya saat di lokasi ular tidak ketemu,” paparnya Jumat (12/3/2021).

Penyebab banyaknya penemuan ular yang masuk ke permukiman warga karena habitat ular terganggu akibat banjir.

“Sumber makanan mereka hilang atau pindah, sehingga mereka juga mencari sumber makanan hingga ke permukiman warga,” pungkasnya.

Wisnu menambahkan, dari seluruh ular yang berhasil diamankan, jenis ular yang dominan ditemukan yaitu ular ekor merah, ular python, dan ular picung. Tidak hanya itu, ular hijau ekor merah juga banyak ditemukan di Kota Semarang, apalagi setelah hujan yang lebat habitat mereka terganggu.

“Kalau jenis ekor merah berbisa sehingga berbahaya. Sedangkan jenis ular picung
beracun karena dampak dari makanan yang dikonsumsi,” katanya.

Dia menambahkan, pihaknya siap jika dibutuhkan warga dalam menangani ular yang masuk ke wilayah permukiman warga.

“Warga Kota Semarang yang membutuhkan bisa langsung menghubungi kami di Whatsapp 0877-0049-9919,” tuturnya.

Sementara itu, Komandan Peleton (Danton) 2 Damkar Kota Semarang, Agus Nur Hadi menjelaskan, ada peningkatan kasus penemuan ular di rumah warga, setelah banjir di Kota Semarang.

“Ya momen seperti sekarang memang ada laporan warga soal temuan ular,” bebernya.

Dia mengungkapkan, laporan terakhir dari warga Jalan Medoho Raya, Gayamsari, Kota Semarang. Pihaknya telah menangkap ular piton sepanjang 3,5 meter.

“Bagi warga yang memerlukan pertolongan ketika ada ular laporkan saja ke kami nanti ditindaklanjuti,” imbuhnya.(HS)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.