in

Pasien Covid-19 di Boyolali Tambah 92 Orang

Kepala Dinkes Kabupaten Boyolali, Ratri S Survivalina (Foto : Boyolali.go.id)

 

HALO BOYOLALI – Walaupun Kabupaten Boyolali sudah menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), tetapi jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 masih terus bertambah. Walaupun demikian wilayah itu masih masuk zona oranye.

Kepala Dinkes Kabupaten Boyolali, Ratri S Survivalina, mengatakan terhitung mulai Minggu (17/01) hingga Selasa (19/01), terdapat penambahan sebanyak 92 kasus.

“Penambahan total ada 92 kasus,” ungkap Lina, seperti dirilis Boyolali.go.id.

Pada Minggu (17/01) terkonfirmasi 45 kasus positif Covid-19, Senin (18/01) bertambah 12 kasus, dan Selasa (19/01) bertambah 114 kasus.

“Jumlah total kasus konfirmasi positif menjadi 3.791 orang,” kata Lina.

Dari jumlah akumulasi 3.791 kasus tersebut, hingga kemarin yang masih dirawat 184 orang, isolasi mandiri 158 orang, sudah selesai isolasi 3.336 orang, dan meninggal dunia 113 orang.

Dengan data tersebut, kondisi di Boyolali untuk persentase kesembuhan sebesar 88 persen, sedangkan persentase kematian ada tiga persen. Berdasarkan indikator yang digunakan dalam penilaian Covid-19 atas status risiko wilayah, Kabupaten Boyolali memiliki nilai 1,89 yang berarti berada di zona risiko sedang atau zona oranye.

Pihaknya juga telah menambah jumlah ruang perawatan pasien Covid-19 baik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waras Wiris maupun di Rumah Sakit Umum Daerah Pandan Arang (RSUDPA) Boyolali.

“Di RSUDPA juga sudah mengadakan perluasan perawatan yaitu di Bangsal MpuKanwa sebanyak 22 tempat tidur. Saat ini sudah terisi. Terisi kurang lebih 20 pasien,” kata dia. (HS-08)

Share This

Februari, Nakes Boyolali Dapat Giliran Divaksin Covid-19

Walikota Rudi : Pensiun Babak Baru Pengabdian