Paragon Solo Jadi Mall Siaga Candi Penanganan Covid 19

Pencanangan Mall Siaga Candi Penanganan Covid-19 di Mall Solo Paragon. (Foto : Surakarta.go.id)

 

HALO SURAKARTA – Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa, mewakili Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, Kamis (22/4) mencanangkan Mall Solo Paragon sebagai Mall Siaga Candi, di Lantai 2 pusat perbelanjaan tersebut.

Pencanangan ditandai pemutaran Party Popper Confety oleh Wakil Wali Kota didampingi Kapolresta Surakarta AKBP Adhe Safri Simanjuntak, perwakilan Kodim 0735 Surakarta, Operational Manager Budiyanto Wiharto dan General Manger Veronica Solo Paragon Mall serta pejabat terkait.

Dalam sambutannya Teguh Prakosa menjelaskan, walaupun kasus Covid-19 sudah melandai, masyarakat Kota Surakarta harus tetap waspada dengan melaksanakan protokol kesehatan 5M secara ketat.

Hal ini untuk mengantisipasi meledaknya virus Covid 19 seperti di India belum lama ini.

“Mall Paragon jadi contoh mall siaga candi pertama di Kota Surakarta, yang menyediakan posko untuk mencegah penyebaran virus Covid 19 di tempat publik. Kami sangat menghagai dan mendukung. Hal ini menunjukan kepedulian masyarakat dalam bersinergi dengan pemerintah menaggulangi Covid 19,” kata dia, seperti dirilis Surakarta.go.id.

Teguh menjelaskan untuk bisa survive dalam masa pandemi, masyarakat dituntut untuk hidup berdampingan dengan virus tersebut, dengan vaksinasi dan melakukan protokol kesehatan 5M secara ketat.

“Menuju hidup normal baru, butuh setahun dua tahun. Boleh khawatir namun harus bergerak maju. Kita harus berpikir kreatif,” ucapnya.

Teguh berharap, Paragon diharapkan benar benar taat sebagai Mall Siaga Candi, sehingga menjadi role model bagi mall lainnya di Kota Surakarta dan daerah sekitarnya.

“Bagaimana menggaungkan protokol kesehatan 5M masyarakat saat mengunjungi dan berbelanja di mall atau pusat perbelanjaan. Selamat pada Mall Paragon. Harapan kami bisa terjaga dengan baik dan tidak ada klaster dari mall,” kata Teguh.

Dalam kesempatan itu, Kapolresta Surakarta AKBP Adhe Safri Simanjuntak, menjelaskan tujuan pembentukan Mall Siaga Candi, adalah untuk menghadapi pandemi Covid 19 secara bergotong-royong, pemerintah dan swasta, dan seluruh stakeholder.

“Kita coba gerakkan untuk memicu kemandirian di masyarakat dan kepedulian masyarakat akan bahaya Covid 19, beserta dampak buruknya. Kita juga akan beri tali asih bansos dan baksos. Kita berharap pencanagan mall siaga candi, selain dari kesadaran prokes lebih bagus akan membantu mempercepat kembali ke kehidupan normal,” tandas Adhe.

Kapolresta juga mengungkapkan sudah membentuk 54 kampung siaga candi, dan 5 pesantren siaga candi. Ke depan, pihaknya juga akan membentuk stasiun siaga candi untuk membatasi penyebaran Covid 19 di Kota Surakarta bersinergi dengan program Jogo Tonggo.

Sementara Budiyanto, Direktur Paragon Mall mengatakan pihaknya bangga ditunjuk sebagai lokasi program Mall Siaga Candi.

“Pandemi juga mempengaruhi usaha retail sejak maret 2020 sampai sekarang, sehingga berdampak pada kunjungan pada pasar modern. Banyak usaha tenant di mall tutup karena tidak ada pengunjung atau pembeli,” kata dia.

Paragon Mall secara mandiri membentuk tim internal untuk mengantisipasi penyebaran Covid 19 di semua bagian mall.

“Kami selalu sosialisasikan protokol kesehatan pada para pengunjung sealin dengan pengukuran suhu badan dan memberi cairan desinfektan,” akunya.

Budiyanto mengusulkan pada Pemerintah Kota Surakarta untuk pengiriman dan pemberian vaksin lebih cepat sehingga para tenant atau penyewa mall dan pegawai mall bisa segera divaksin. (HS-08)

bawah-berita-dprd-semarang
Pembaca lain, menyukai ini

Komen yang ditutup, tetapi jejak balik dan ping balik terbuka.