in

Para Atlet Porprov Peraih Medali Emas Terima Dana Motivasi dari KONI

Sekda Kendal, Sugiono, Wakil Ketua DPRD Kendal, Anurrochim, Kepala Disporapar Kendal, Achamd Ircham Chalid, Ketua Umum KONI Kendal, Subur Isnadi dan Ketua Kontingen Porprov Kendal, Sulistyo Ari Bowo bersama atlet yang secara simbolis menerima bantuan dana motivasi dari KONI Kendal, Sabtu (7/10/2023).

HALO KENDAL – Para atlet peraih medali emas di ajang Porprov Jateng XVI di Pati Raya lalu diundang dalam acara Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Porprov serta Pemberian Dana Motivasi Bertanding Atlet Peraih Medali oleh KONI Kendal, yang digelar di Gedung Abdi Praja Setda Kendal, Sabtu (7/10/2023).

Acara dihadiri Sekda Kendal, Sugiono mewakili bupati, Kepala Disporapar Kendal, Achmad Ircham Chalid, Ketua Umum KONI Kendal, Subur Isnadi, Ketua Kontingen Porprov Kendal, Sulistyo Ari Bowo beserta jajaran pengurus KONI dan panitia Porprov Kendal.

Adapun nama-nama atlet yang meraih medali emas, yaitu Agung Wahyudi, Dina Yuni Salamah (2 medali emas) dan Lukmanul Hakim (atletik), Ade Mulyono, Agam Sanjaya dan Rama Indah Ardilia (jiujitsu), Sapta Nugraha dan Trully Pantow (berkuda), Abdul Rouf, Muh Anjar Fahrurohman dan Rico Bagus Pratama (sepak takraw), serta Ayu Martaningtyas dan Muhammad Jakfar Faisal (tarung derajat).

Kemudian dari tim hockey outdoor putra ada Abdul Gofur, Alfi Mubarok, Aulif Miftah Yarkasi, Mohammad Afifudin, Muhammad Raya Nur Hidayat, Riki Setiawan, Riyandhika Kusuma Atmaja, Wahyu Fadhlur Rochman, Yosua Eka Saputra dan Zidan Alfiyanu Rizqi.

Untuk tim hockey Indoor putri, ada Ajeng Sekar Probowati, Aliza Fajrina Yuan Azzahra, Cheryn Veni Anastasia, Desi Ratna Wardani, Dia Ami Amara, Dinda Ananda Rosyana Hermaningrum, Meydina Sulistyowati, Riza Atris Wahidatul Khoiryah, Syifa Ananda Putri, dan Tasya Aprilia Azzahra.

Berikutnya untuk tim bridge beregu mix, ada Ego Agnes Aditya, Ernis Sefita, Galang Satrio Prayogo, Kamto, Monica Ayu Triana dan Yulia Fytry. Sedangkan untuk tim bridge beregu putri, ada Dian Kartika Sari, Ernis Sefita, Monica Ayu Triana, Rahma Nisa Wakhidah, Ristiani Cahyaningrum dan Yunita Fytry.

Selanjutnya juga ada Muhammad Diego Armandha (kickboxing), Ferda Raditya (Hapkido), M Subeki (wushu), Siti Napisah (angkat besi), Eka Nur Wahyuni (angkat berat) dan M Valerian Laksana Sheva (taekwondo). Selain itu dari cabor eksibisi ada David Rizky Ardiansyah (e-sport).

Seperti diketahui, di ajang ajang Porprov Jateng XVI Pati Raya, Kabupaten Kendal berada di peringkat 12, dengan perolehan 102 medali, terdiri dari 22 medali emas, 31 medali perak dan 49 medali perunggu.

Meski hanya mampu meraih peringkat 12, namun Bupati Kendal merasa bangga dan mengapresiasi hasil perjuangan dari para atlet dan pelatih di ajang Porprov Jateng XVI. Menurutnya, perjuangan kontingen Kendal sudah maksimal. Hal tersebut disampaikan Sekda Kendal Sugiono dalam sambutan yang mewakili bupati, sekaligus membubarkan panitia Porprov Kendal.

“Keberhasilan yang telah diraih para atlet dan pelatih mungkin kurang memuaskan, dengan capaian secara umum yang dinilai belum masuk sepuluh besar. Tapi kita sudah luar biasa. Harapannya sepuluh besar tapi tercapai 12 besar, dan kami sangat berbahagia, atas prestasi yang telah diraih para atlet. Kita telah bersama-sama, berupaya seoptimal mungkin dan semangat sportivitas yang tinggi untuk meraih prestasi dan membawa nama baik Kabupaten Kendal di tingkat provinsi,” kata Bupati melalui Sekda Kendal.

Menurutnya, bupati berharap, dilakukan evaluasi menyeluruh terkait pembinaan cabang olahraga prestasi demi perbaikan peningkatan prestasi para atlet di masa yang akan datang.

“Kepada seluruh atlet dan pelatih untuk terus berlatih dalam meningkatkan kemampuan diri, serta menularkan semangat berprestasi pada lingkungan masyarakat sekitar, untuk bersama-sama memajukan Kabupaten Kendal. Terus berlatih, pertahankan prestasi, terus raih kemenangan. Ciptakan kemajuan demi kemajuan, baik untuk kemajuan prestasi pribadi masing-masing, maupun untuk membawa nama baik Kabupaten Kendal tercinta ini,” imbuh Sekda Kendal.

Kemudian Sugiono mengakhiri sambutan Bupati Kendal sekaligus secara resmi membubarkan kepanitiaan Porprov Jateng XVI Pati Raya 2023.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Kendal Subur Isnadi mengatakan, dari pelaksanaan Porprov mulai tahun 2015 hingga sekarang, prestasi Kontingen Kendal mengalami peningkatan. Disebutkan, pada Porprov tahun 2015 Kendal menduduki peringkat 24 dengan perolehan medali lima emas, lima perak dan sepuluh perunggu.

“Kemudian di Porprov XV di Solo Raya tahun 2018, Kabupaten Kendal naik peringkat ke-19, dengan perolehan medali 11 emas, 18 perak dan 29 perunggu. Alhamdulillah di Porprov XVI di Pati Raya, kita meraih peringkat ke-12 dengan perolehan medali, 22 emas, 31 perak dan 49 perunggu,” bebernya.

“Ini adalah prestasi yang membanggakan, harus kita pahami, untuk meraih satu peringkat saja, tidaklah mudah. Karena daerah lain juga paham, karena olahraga sekarang sudah menjadi prestige daerah. Jadi sekarang daerah berlomba-lomba dan berani menggelontorkan uang banyak untuk prestasi suatu olahraga,” tandas Subur.

Dirinya juga menjelaskan, anggaran KONI untuk dana motivasi adalah Rp 100 juta, yang peruntukannya diberikan kepada para atlet baik perorangan maupun beregu yang mendapatkan medali emas, dengan masing-masing sebesar Rp 2 juta.

“Pertimbangannya kita belum tahu, di lapangan atau di Porprov itu yang meraih medali emas ada berapa. Sehingga waktu itu kami sepakat, sementara untuk dana stimulan dulu, untuk peraih medali emas kita berikan Rp 2 juta. Sementara yang mendapatkan emas ada 22 cabor, sehingga total sudah dikeluarkan Rp 44 juta dan masih sisa Rp 56 juta,” jelas Subur.

Dalam perjalanannya, dirinya mengaku ditelepon para pelatih, yang menanyakan, kenapa dana motivasi hanya untuk atlet saja. Padahal para pelatih juga turut ambil bagian dalam pencapaian prestasi tersebut. Sehingga kalau semua diberikan kepada atlet para pelatih tidak mendapatkan apa-apa.

Jadi, lanjut Subur, untuk normatif dana Rp 56 juta untuk motivasi akan diberikan kepada para atlet, namun untuk internalnya kita serahkan kepada masing-masing cabor untuk mengelolanya.

“Saya katakan secara SPJ kita tidak berani menjawab. Maka dari itu di kesempatan ini dana Rp 56 juta ini akan kita berikan, karena di SPJ-nya dana motivasi atlet. Nah nanti saya harap antara pelatih dan atlet yang menerima tambahan dana ini, untuk dapat diatur dan bagaimana baiknya,” pungkasnya. (HS-06).

 

Mualim Berharap Persoalan Asap Kabakaran TPA Jatibarang Segera Teratasi

Apel Puncak Hari Santri 2023 di Surabaya Bakal Dihadiri Presiden