in

Paper MOB Mahasiswa Baru UIN Walisongo 2021: Sosialisasikan Pakai Masker hingga Vaksinasi

Sambutan Rektor UIN Walisongo Semarang, Prof Imam Taufiq saat menyambut Mahasiswa Baru UIN Walisongo tahun 2021 secara virtual.

 

HALO SEMARANG – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengadakan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) secara online yang diikuti lebih dari 4500 mahasiswa baru UIN Walisongo Semarang. Salah satu karya PBAK yang melibatkan mahasiwa baru yaitu Konfigurasi Paper MOB.

Pelaksanaan paper MOB merupakan bagian seremonial penyambutan mahasiswa baru. Kegiatan ini bertujuan untuk membangun semangat, kekompakan dan kebersamaan antar-mahasiswa meskipun secara online.

Salah satu penyebab konfigurasi paper MOB dapat terlihat jelas, yaitu pihak yang terlibat membuat video paper MOB sesuai intruksi yang dibuat panitia PBAK 2021. Secara tidak langsung hal itu dapat melatih kekompakan hingga komitmen antarmahasiwa seperti yang disampaikan Nur Ulin Naturofiqin, selaku Ketua 1 dalam kepanitiaan ini.

“Tujuan utama pelaksanaan papermob adalah untuk membangun semangat, kekompakan dan kebersamaan antarmahasiswa. Karena kekompakan dan semangat itu membuktikan kerja keras, serta komitmen mahasiswa baru,” kata Ulin, Rabu (18/8/2021).

Video konfigurasi paper MOB diawali dengan narasi berita terkait kasus Covid-19 dan upaya vaksinasi. Sebab tidak bisa dipungkiri bahwa pandemi Covid-19 sudah berjalan kurang lebih dua tahun, dan saat ini masih maraknya vaksinasi sebagai upaya untuk pemutusan mata rantai penularan penyakit serta menghentikan wabah ini.

Hal itu menjadi salah satu latar belakang dari formasi kata yang diusung oleh panitia PBAK, yaitu vaksin. Dengan harapan bisa menjadi wadah untuk mensosialisasikan vaksinasi kepada masyarakat.

Nur Ulin juga menyampaikan, adanya perbedaan pada paper MOB tahun 2021 ini dengan tahun sebelumnya.

“Perbedaan papermob tahun ini (2021-red) dengan tahun lalu, yaitu pada tema tahun ini kami mengangkat tema perkuat persatuan untuk memberi pesan tentang protokol kesehatan, sukseskan vaksinasi, yang di tunjukan untuk masyarakat,” papar Ulin.

Koordinator Tim Kreatif, Ratu Wardah Ayu Sa’adah, mengungkapkan terkait siapa saja yang berpartisipasi dalam pembuatan video konfigurasi Paper MOB tersebut. Video dibuat oleh mahasiswa baru 2021 dari delapan fakultas yang ada di UIN Walisongo sendiri.

“Biasanya mob itu banyak formasi tapi tahun ini kita bikin semenarik mungkin dengan cara melibatkan genwa (generasi walisongo) 2021 dari 8 fakultas,” ucap Ratu.

Konfigurasi Paper MOB ini terdiri dari tujuh formasi kata dengan tiga warna, yaitu merah, putih, dan hitam. Formasi kata itu meliputi 76 Indonesia, selamat datang genwa 2021, #bersamalawancorona, stop Covid-19 dengan ilustrasi tangan, ayo vaksin, #vaksinuntukkita, dan terakhir formasi terima kasih nakes.

Dalam video konfigurasi paper MOB ini, diperagakan cara memakai masker oleh para mahasiswa baru dan beberapa perwakilan mahasiwa setiap fakultas.

Selain itu, ada juga narasi MOB terkait wabah Pandemi Covid-19 di Indonesia. Narasi tersebut disampaikan oleh sekitar 24 orang mahasiwa maupun mahasiswi UIN Walisongo. Dilanjutkan dengan ucapan terima kasih terhadap tenaga kesehatan. Namun ucapan ini dilakukan menggunakan bahasa daerah masing-masing sehingga berbeda setiap mahasiswanya.

Pada akhir video, Prof Imam Taufiq, Rektor UIN Walisongo dalam sambutannya menyampaikan, bahwa bangsa Indonesia mampu keluar dari pandemi yang meningkat dengan salah satu upayanya, yaitu vaksinasi.

“Kita semuanya bangsa Indonesia mampu untuk keluar dari Pandemi Covid yang kian meningkat, tidak hanya jumlahnya tapi efek dari pandemi ini benar-benar kita rasakan dari semua lini kehidupan bangsa dan negara, kita bisa keluar dengan vaksin. Karena itu, vaksinasi program pemerintah yang unggul ini patut untuk kita dukung dan ikuti,” ungkap Imam Taufiq.

Selain itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan, bahwa bagaimana semestinya kaum intelektual mampu meringankan beban dengan kekuatan pikiran yang dicurahkan. Ia juga menyebutkan bahwa pandemi ini sebagai tantangan awal untuk mahasiswa baru.

“Dalam kondisi Pandemi seperti saat ini semestinya para kaum terpelajar seluruh kuam intelektual, mencurahkan kekuatan pikirannya agar meringankan beban kita semua. Ini adalah tantangan awal untuk teman- teman mahasiswa baru pandemic ini telat menyambutmu. Di pintu gerbang universitas ini,” pungkas Ganjar.(HS)

Share This

Panglima TNI Bangga Atas Dedikasi Nakes dan Non Kesehatan Bantu Pasien Terpapar Covid-19

Kanwil Kemenkumham Jateng Beri Penghargaan Kepada Pegawai Lapas Yang Berprestasi