in

Pantau Penyekatan, Bupati Blora Borong Jagung

Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi bersama Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama SIK dan Dandim 0721/Blora Letkol Andy Soelistyo Kurniawan Putro SSos, M Tr Han, memborong jagung rebus yang dijual Mashadi di Jalan Pemuda. (Foto : Blorakab.go.id)

 

HALO BLORA – Mashadi, seorang penjual jagung rebus di Jalan Pemuda Blora, mengaku tak menduga dagangannya bakal diborong oleh para pejabat top di kabupaten itu.

Sore itu, Jumat (16/7) dia seperti biasa menjajakan dagangannya di Jalan Pemuda, ketika tiba-tiba dihampiri Bupati Blora H Arief Rohman SIP MSi. Saat itu Bupati bersama Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama SIK dan Dandim 0721/Blora Letkol Andy Soelistyo Kurniawan Putro SSos M Tr Han, sedang meninjau penyekatan jalan di kawasan Tugu Pancasila Blora.

Pemantauan dilakukan untuk memastikan jalannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat berjalan maksimal.

Bupati pun menanyakan tanggapannya tentang Covid-19 dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Mendapat pertanyaan itu, Mashadi pun bercerita bahwa selama PPKM Darurat, penjualan jagungnya menurun. Namun dia mengaku tetap bersemangat dan melaksanakan imbauan pemerintah.

Mashadi juga mengungkapkan kegembiraannya, karena Bupati sudah bersedia memborong dagangannya. Bahkan selain diborong, juga mendapat bantuan berupa paket sembako.

“Terima Kasih Pak Bupati, Pak Dandim dan Pak Kapolres Blora. Alhamdulillah dagangan saya dilarisi dan masih dikasih sembako. Semoga berkah untuk semua,” tutur Mashadi.

Bupati Blora Arief Rohman menyampaikan bahwa aksi borong jagung rebus yang dilakukan bersama Dandim dan Kapolres ini, adalah untuk memotivasi para pedagang kaki lima, serta mengajak seluruh ASN untuk membeli di pedagang kaki lima dan warung-warung.

“Untuk para ASN, untuk membantu pedagang kaki lima, silahkan dilarisi dan dibeli dagangannya,” ucap Bupati Blora.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama SIK mengungkapkan bahwa pemantauan penyekatan PPKM darurat sengaja dilakukan sore hari, karena pada sore hari kegiatan masyarakat cenderung meningkat.

Dikatakannya, selama PPKM darurat ini, petugas gabungan telah melakukan pembatasan mobilitas salah satunya adalah dengan penutupan jalur.

“Kita pantau situasi sore ini, untuk petugas gabungan melakukan penyekatan. Kepada warga yang melintas kita imbau agar tinggal dirumah saja, tidak usah keluar rumah jika tidak ada kepentingan,” ucap Kapolres Blora.

Kapolres menambahkan bahwa pemberlakuan PPKM darurat dilakukan bukan untuk membatasi mencari nafkah, namun adalah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Start dari Tugu Pancasila tiga pilar berjalan ke arah barat menyusuri jalan Pemuda.

Selain memantau situasi, Bupati, Dandim dan Kapolres juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan beberapa pemilik toko dan pedagang kaki lima.

Sementara itu Dandim Letkol Andy Soelistyo menyampaikan bahwa pihaknya beserta jajarannya akan terus mendukung Pemkab dan Polres Blora selama pemberlakuan PPKM Darurat.

“Kodim 0721/Blora akan terus bersinergi dengan Pemkab ataupun Polres. Dan salah satunya adalah dengan pembagian bantuan sosial sebagai stimulan untuk para pedagang kaki lima dan warga yang terdampak Covid-19,” ucap Dandim 0721/Blora.

Situasi PPKM Darurat di Kabupaten Blora sampai saat ini berjalan aman, lancar dan kondusif. Hal tersebut terpantau dengan tidak adanya konflik ataupun kejadian menonjol di Blora. (HS-08).

Share This

Bupati, Kapolres dan Dandim Blora Berangkatkan Distribusi Bansos Untuk Warga Terdampak Covid-19

Pria Di Kendal Nekat Akhiri Hidup Dengan Cara Gantung Diri