in

Pantai Indah Kemangi Kendal, Jadi Salah Satu Sasaran Program Mageri Segoro

Penanaman tanaman mangrove secara simbolis oleh Bupati Kendal, Kapolres Kendal dan Dandim 0715/Kendal di Pantai Indah Kemangi Desa Jungsemi, Kangkung, Selasa (12/10/2021).

 

HALO KENDAL – Dalam menjalankan program Mageri Segoro, Polda Jawa Tengah menargetkan penanaman mangrove di 16 Polres yang memiliki wilayah garis pantai maupun sungai di Jawa Tengah. Salah satunya dilaksanakan di Pantai Indah Kemangi (PIK), Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, Selasa (12/10/2021).

Hadir dalam kegiatan penanaman bakau di Desa Jungsemi, Bupati Kendal, Dico M Ganinduto, Kapolres Kendal, AKBP Yuniar Ariefianto dan Dandim 0715/Kendal, Letkol Inf Iman Widhiarto.

Pemerintah Kabupaten Kendal menyambut baik program tersebut. Menurut Bupati, dengan adanya hutan mangrove diharapkan dapat membantu deerah dalam menjaga garis pantai agar terhindar dari arbrasi dan akresi.

“Sebelumnya pemerintah telah melakukan komunikasi dengan Kementerian Kelautan dan direncanakan pada tahun 2022 mendapat bantuan tanaman bakau untuk luasan penanaman sekitar 20 hektare,” kata Dico.

Adapun dengan adanya program dari Polda Jawa Tengah, menurut Bupati Kendal dapat memaksimalkan hasil sehingga garis pantai yang berada di Kendal menjadi terjaga.

“Kita pastikan nantinya akan selalu dijaga, lantaran ini juga bisa menjadi pengembangan destinasi wisata yang memang menjadi program dari Pemerintah Kendal,” jelas Dico.

Secara keseluruhan Kabupaten Kendal memiliki garis pantai terpanjang di Jawa Tengah dan berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan, setidaknya membutuhkan 70 hektare penanaman mangrove.

Sementara Kapolres Kendal, AKBP Yuniar menjelaskan, program Mageri Segoro dari Polda Jateng ini merupakan bentuk kepedulian kepada daerah yang memiliki garis pantai agar tidak terkikis akibat abrasi dan akresi.

“Program ini tentu sebagai wujud kepedulian dari pihak kepolisian terhadap daerah yang memiliki garis pantai maupun sungai. Sehingga tanaman mangrove ini perlu kita lestarikan, untuk menjaga agar tidak abrasi atau akresi,” tukas Kapolres Kendal.(HS)

Share This

Mulai 14 Oktober, KA Blora Jaya Relasi Semarang – Cepu Kembali Beroperasi

Ribuan Pelaku UMKM di Kendal Terima Bantuan Rp 1,2 Juta